TIPS ‘SUKSES’ ORGANISASI ALA PENGUASA PARLEMEN

July 18, 2010 Qeeya Aulia 0 Comments

Sukses mempunyai arti yang bermacam- macam. Sukses bisa dilihat dari harta yang didapat atau dari keluarga yang harmonis. Bahkan sukses bisa diartikan bila kita mempunyai hati yang bersih dan fikiran yang kaya akan kearifan. Kesuksesan tidak bisa dipatok melalui satu sudut pandang saja. Karena kesuksesan adalah kumpulan keberhasilan dari berbagai sisi yang dinilai baik dan mempunyai nilai diatas orang kebanyakan.

Sebuah organisasi bisa dikatakan sukses bila ada kemajuan kearah yang lebih baik. Seorang guru bisa dikatakan sukses bila muridnya berhasil. Seorang dokter bisa dikatakan sukses bila pasien – pasiennya sembuh. Seorang petani bisa dikatakan sukses bila hasil panennya baik. Seorang penulis bisa dikatakan sukses bila tulisannya disukai dan dikritisi oleh banyak orang, dan lain sebagainya.

Setelah memperhatikan berbagai berita mengenai kinerja pemerintahan dibawah pimpinan beberapa presiden yang ada di negeri ini, saya mengambil sedikit kesamaan dalam sepak terjang mereka selama menjabat. Dan mungkin inilah kunci 'kesuksesan' dalam berorganisasi para penguasa parlemen yang terhormat. Tapi ini baru sepengetahuan saya saja dan untuk beberapa hal yang lain, sepertinya hanya para anggota terhormat saja yang mengetahuinya.

Dan berikut beberapa TIPS 'SUKSES' ORGANISASI ALA PENGUASA PARLEMEN :

  1. Promosikan diri ataupun organisasi anda sebagus mungkin, sehingga orang lain tidak bisa melihat topeng yang anda kenakan.
  2. Umbar janji sebanyak mungkin disertai dengan berbagai prestasi yang pernah anda raih, karena dengan demikian organisasi ataupun diri anda akan mendapat kepercayaan lebih dari orang lain.
  3. Ketika sudah terpilih, cari peluang untuk mendapatkan uang ataupun fasilitas yang mampu menopang hidup anda sebanyak mungkin dan usahakan jangan menggunakan uang pribadi karena itu akan merugikan anda. Jangan lupa dengan pengeluaran anda selama mempromosikan diri anda dulu sebelum anda terpilih, usahakan semua itu mendapatkan gantinya.
  4. Utamakan diri anda terlebih dahulu daripada urusan – urusan yang harus anda urus selama masa jabatan anda, bukankah kesempatan tidak akan datang dua kali?
  5. Jika anda mempunyai hak untuk membuat keputusan, ambillah keputusan yang menguntungkan anda dan organisasi anda terlebih dahulu. Bukan keputusan yang menguntungkan orang banyak, karena dari keputusan yang menguntungan orang banyak, anda tidak akan mendapatkan banyak keuntungan. Dan dengan demikian, anda tidak akan bisa 'meningatkan kinerja kerja' untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan lagi.
  6. Tetapkan dalam hati anda, bahwa segala sesuatu bisa dimudahkan dengan uang.
  7. Lebih baik belajar secara langsung kepada orang – orang ataupun organisasi – organisasi yang lebih maju dari organisasi anda sesering mungkin, daripada belajar melalui berbagai permasalahan yang terjadi di sekitar dan menjadikan kesalahan sebagai pelajaran yang menjaga anda untuk melakukannya kembali.
  8. Jangan melawan kepada kekuasaan yang lebih tinggi daripada kekuasaan yang anda pegang, karena dengan melawan anda akan 'didepak' dari kekuasaan yang ada di tangan anda sekarang.
  9. Kebelakangkan hati dan nurani anda. Karena dengan menggunakan hati nurani anda hanya mebuat anda tidak akan 'tegas' mengambil keputusan yang merugikan orang lain.
  10. Lupakan kejujuran. Kenapa anda harus jujur bila orang lain tidak jujur?
  11. Jangan takut akhirat. Hidup di dunia saja sudah susah diprediksi apalagi hidup di akhirat? Siapa yang bisa menjamin anda masuk surga ataupun sebaliknya?
  12. Usahakan mengadakan rekreasi sejauh dan sesering mungkin. Tapi harus tetap mengatasnamakan organisasi. Kapan lagi anda akan berlibur secara gratis? Apalagi jika ke luar negeri! Wah…lengkap sudah kebahagiaan anda!
  13. Jika orang lain menuntut anda, tuntut balik sang penuntut. Bukankah kita sudah 'mengerjakan' tugas kita sebaik mungkin?
  14. Bila ada rapat organisasi, tak usahlah anda datang! Buat apa buang – buang waktu hanya untuk mendengarkan orang berbicara panjang lebar. Toh belum tentu anda mengerti yang mereka bicarakan.
  15. Tindas saja orang – orang yang tak menguntungkan anda. Tak ada mereka pun anda tetap akan senang.
  16. Jangan tinggal diam dengan lahan –lahan yang licin! Ambillah porsi anda. Bila perlu ambil keuntungan sebanyak yang anda bisa. Lalu simpan di berbagai rekening di berbagai bank. Bila terlalu banyak, mungkin anda bisa menyimpan uang anda di beberapa negara yang sangat loyal pada nasabahnya.
  17. Tetapkan reaksi "Ya Sudahlah" bagi kesalahan – kesalahan yang pernah anda lakukan. Tidak usah mengingatnya kecuali jika kesalahan itu berpotensi mengurangi porsi anda dalam mendapatkan keuntungan.
  18. Jangan pernah tinggal diam pada semua yang menentang anda. Kemukakan alasan yang logis sehingga mereka hanya bisa menahan rasa ingin tahu mereka. Buktikan sebisa mungkin bahwa anda adalah orang yang 'bersih' (bersih dari kebenaran).
  19. Ingatlah kejahatan yang rapih akan menutupi kebenaran yang berantakan. Oleh karena itu kerjakanlah pekerjaan 'mulia' anda serapih mungkin. Bila perlu cekal semua berita buruk mengenai anda.
  20. "Terserah!" mungkin itu adalah salah satu semboyan yang harus anda pelihara. Terserah nanti bila kedok anda terbuka. Terserah orang – orang di bawah anda akan sengsara. Terserah bila anda nanti menjadi orang yang dibenci oleh dunia. Terserah apapun yang terjadi anda harus melakukan kegiatan-kegiatan atau lebih tepatnya tugas – tugas yang menurut anda benar. Bukankah kebenaran itu relatif?

Nah…mungkin poin – poin diatas tidak dilaksanakan oleh minoritas penguasa parlemen ataupun semua orang yang mempunyai kekuasaan lebih daripada yang lain. Dan jika anda berminat untuk membuktikan tips – tips diatas, saya jamin anda akan menjadi seseorang yang sukses. Sukses membohongi diri anda sendiri, sukses menipu orang lain yang mempercayai anda, sukses menghilangkan dan mencoreng nama baik keluarga besar anda khususnya nama baik anda sendiri, sukses membuat orang lain mendoakan yang tidak – tidak untuk anda, sukses mengkhianati agama, sukses menodai ikhlasnya hati para pahlawan yang berjuang untuk negeri ini, sukses memberi harta yang tidak halal bagi keluarga anda, sukses membuat orang – orang pecinta kebenaran dan kebijaksanaan geram, sukses membuat tangisan orang – orang miskin semakin menyayat hati, sukses membuat orang luar melihat negeri ini sebagai negeri yang penuh dengan kejahatan para penguasanya, sukses membuat setan terkekeh – kekeh bangga, sukses melucuti ke-Maha Sucian Allah Swt. Dan yang terpenting adalah sukses menjadikan diri anda bagian dari kejahatan.

Teman…indahnya dunia ini bila segala yang buruk bisa diminimalisir. Damainya dunia ini bila para penguasa menjadi penguasa yang amanah. Tentramnya dunia ini bila kita saling menjaga. Menjaga dalam kebaikan. Kekhilafan pada manusia bersifat fitrah, tapi itu tidak diciptakan sebagai tameng setiap kali kita berbuat salah. Setiap dari kita pasti memiliki sisi buruk. Dan itu mutlak. Tidak ada yang salah bila kita mencoba lebih baik dari sebelumnya. Tidak ada yang salah bila kita ingin belajar membuat hati kita terbuka. Tidak ada yang salah dari sebuah perubahan kearah yang lebih baik dengan jalan yang baik pula.

Kesuksesan seseorang bisa di dapatkan bila ia berbuat yang terbaik bagi kepentingan bersama. Bukan untuk kepentingan dirinya. Dr. Alexis Carrel pernah berkata, Apabila pengabdian, shalat, puasa dan doa yang tulus kepada Sang Maha Pencipta disingkirkan dari tengah kehidupan bermasyarakat, itu artinya mereka telah menandatangani kontrak bagi kehancuran masyarakat tersebut. Mari kita pelihara dan mengembangkan hal – hal baik dari diri kita. Dan salah satu caranya tetap konsisten beribadah pada-Nya. Bukankah keimanan seseorang itu berkurang oleh perbuatan maksiat dan bertambah dengan beribadah?Mari menjadi lebih baik!


 

You Might Also Like

0 komentar: