ORGANISASI KELUARGA

January 26, 2012 Qeeya Aulia 0 Comments

Gue gak tahu pasti apa itu kekeluargaan dalam organisasi, tapi gara-gara ikut-ikutan masuk LSM yang namanya Kampus Peduli dan sering dipanggil K-Ped untuk singkatannya ini gue ngerti gimana rasanya jadi keluarga dalam organisasi. Gue memang bukan aktivis yang suka rapat, debat dan demo kemana-mana. Gue lebih senang diam di rumah, online, dan online. Haha. Alasannya satu, karena memang gue susah keluar dari rumah. Muaehaeheahe. Padahal kalau dipikir-pikir, gak akan ada satu orang pun yang minat nyulik gue, kurang berpotensi sebagai korban yang benefit dan profit. Apa sih?

Hidup gue agak berwarna dan agak sering keluar rumah setelah ikut senat, semacam BEM kalau dikampus lain. Disana juga nyaman, tapi akhir-akhir ini terlalu bikin gue males karena terlalu menjatuhkan satu sama lain dan menurut gue kurang "kekeluargaan".

Eh, sebelum lo eneg baca postingan ini karena gue yang sok tahu tentang kekeluargaan dalam organisasi, lebih baik lo close aja deh. Supaya selamat dan enggak misuh-misuh setelahnya. Gue kan baik, jadi memberikan dulu peringatan sebelum terjadi sesuatu yang sebenarnya sudah gue bayangkan :D



Gini, di Kampus Peduli itu gue jarang ikut kumpul karena berbagai hal, salah satunya izin dan jarak rumah-basecamp yang jauhnya kayak afrika-amerika (lebay). Dan waktu ada pendataan ulang, gue bilang mau jadi simpatisan aja, jadi gak masuk ke struktur kepengurusan LSM itu. Tapi dengan baiknya, ketua umum K-ped langsung menghubungi gue dan bilang kalau keluarga besar K-Ped akan selalu menyambut hangat setiap gue menyempatkan diri datang kesana untuk kegiatan yang diadakan saat gue bisa kesana karena waktu yang kosong atau memang sengaja menyempatkan diri.

Lo tahu, itu bukan omongan belaka. Semua menyambut hangat, ngobrol, bercanda, berdiskusi, rapat, pembagian kerja, ah...gue senang jadi bagian dari K-Ped.

Gak ada salah satu dari mereka yang sok-sok-an lebih tahu daripada yang lain, gak ada orang yang ngamuk dan merasa selalu benar saat usulan mereka ditolak, gak ada orang yang sibuk menyalahkan orang lain, gak ada yang ngetawain saat kita ngusulin sesuatu yang sebenarnya sama saja dengan usulan orang lain walau beda kata yang dipakai.

Keluarga dalam organisasi, organisasi yang kekeluargaan, organisasi keluarga itu Kampus Peduli. 

You Might Also Like

0 komentar: