Lembar ke 70

March 09, 2012 Qeeya Aulia 2 Comments

Setelah dihitung-hitung, ini hari ke 70-ku di tahun ini. Seperti selalu, hari-hariku masih terisi kegiatan yang menurutku kurang berguna. Mulai dari pagi hari. Datang ke kampus lebih awal 30 menit. Prestasi :D tapi sayangnya tak membuatku rela untuk membaca beberapa materi kuliah sebelum waktunya karena memang aku tak membawa buku cetak apapun. Mahasiswa yang benar-benar tak lazim :(

30 menit dihabiskan dengan sarapan soto ayam di kantin bersama seorang teman. Jam 10.10 tiba, sang ibu dosen belum datang juga. Waktu menunggu tak kuhabiskan dengan hal yang lebih produktif, tapi hanya mengobrol tentang sedikit hal yang menyangkut perkuliahan dan banyak hal tentang hal-hal yang tak penting. Oh ya, aku mendengarkan musik juga saat itu.

Ibu dosen yang kami nantikan datang setengah jam kemudian. Hari ini, mata kuliah yang membahas tentang banyak hal tabu untukku. Psikologi Perilaku Seksual. Bagaimana tak tabu, kata "seks" saja selalu merujuk pada aktivitas seksual yang dilakukan oleh pasangan suami istri. Tapi hari itu informasi baru berdatangan. Tentang hal tabu yang aku pilih untuk kupelajari.

Bila membahas tentang seksualitas, pasti tak terlepas dari yang namanya motif dasar manusia, bassic motive. Setidaknya ada 3 motif dasar manusia selama hidupnya. Survival motive, biological mitove dan curiosity motive. Biological motive terdiri dari 2 bagian, yaitu dorongan seksual dan naluri keibuan. Dan dalam perkuliahanku selama 16 kali pertemuan itu akan membahas lebih terpusat pada perilaku manusia dalam mengelola dan menyalurkan dorongan seksual mereka. Tenang, kawan...ini ilmiah dan jangan membayangkan yang tidak-tidak dengan mata kuliah satu ini :D

Dorongan seksual tidak pernah berdiri sendiri. Selalu berkaitan dengan berbagai hal termasuk curiosity dan survival motive. Kau pasti lebih tahu cerita persis para kupu-kupu malam yang rela menjual tubuhnya demi bertahan hidup. Atau kisah seorang anak muda yang melakukan hubungan seksual karena alasan "hanya ingin tahu". Ah, cerita picisan yang terlalu mudah ditebak :(

Kau tahu, kawan. Tujuan utama dari seksualitas atau berbagai kegiatan seksual itu tergambar jelas dalam Al-Quran surat Ar-rum ayat 20. Tujuan utama seksualitas itu pro-creation, berkembang biak. Dan tujuan keduanya adalah re-creation atau kesenangan yang dijelaskan oleh ayat selanjutnya, Arrum ayat 21.


وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ إِذَا أَنتُم بَشَرٌ تَنتَشِرُونَ
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nyaialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudiantiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembangbiak.(QS Arrum : 20)
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri darijenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasatenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagikaum yang berpikir. (QS Arrum : 21)
Pertanyaan unik dan cerdas terlontar dari ibu dosen yang ada di depan kami, "pernahkah kalian mendengar ada pasangan yang belum menikah melakukan hubungan seksual dengan tujuan untuk memperbanyak keturunan? Dan kira-kira, akankah terjadi sebuah perzinahan bila mereka berdua berpikir tentang masa depan sperma yang lolos menembus sel telur setelahnya?"
Kami semua serempak menggeleng sambil tersenyum aneh. Lalu dosen cantik itu berkata, "sekarang tujuan dari seksualitas dengan mudah di bolak-balik. Jarang manusia yang berpikir dan mau mengerti bahwa pro-creation adalah tujuan utama seksualitas. Mereka mengedepankan recreation, yaitu mengedepankan unsur kesenangan, kenyamanan dan saling mengasihi dengan pasangannya. Dan kalian tahu apa yang diinginkan pasangan pengantin setelah mereka menikah? mempunyai anak. Itu adalah tanda bahwa "perkawinan" yang dihalalkan dengan pernikahan sesuai dengan tujuan seksualitas yang ada, yaitu pro-creation yang secara tidak langsung akan memenuhi tujuan selanjutnya, yaitu re-creation."
Hari ke-70 yang menurutku menyisakan waktu yang bermanfaat untuk membuka wawasan lebih bijak lagi. Sebenarnya masih banyak isi materi yang menarik yang belum tersampaikan disini, tapi sudahlah, nanti bila terlalu panjang, kau bosan membacanya. Sampai jumpa lagi :D

You Might Also Like

2 komentar: