RASANYA, HANYA SETIA

March 29, 2012 Qeeya Aulia 1 Comments


Dulu, rasanya setia hanya sebuah embel-embel dampak cinta semata.
Dulu, rasanya setia hanya sebuah ungkapan palsu dan dusta.
Dulu, rasanya setia hanya ucapan yang rasanya mudah sekali dipercaya.

Nyatanya, realita berbeda dengan idealita.
Nyatanya, hanya setia satu-satunya kunci dari kebaikan yang ada
Nyatanya, berkata "aku akan setia" tak semudah membalik telapak tangan sekejap mata

Rasanya hanya setia yang dapat membuat bertahan setelah mengarungi ribuan hari bersama nantinya.
Rasanya hanya setia yang dapat membuat cinta kokoh tak terkoyakkan sejengkal saja
Rasanya hanya setia yang bisa membuat aku benar-benar percaya bahkan nantinya ia akan menjagaku selamanya.

Setia itu berarti fokus, 
Fokus berarti satu,
Satu berarti Tuhan.

Bagiku, setia adalah secuil tanda bahwa masih ada rasa pada ke-Esa-an-Nya.

Tak mungkin orang bisa meng-Esa-kan Tuhan bila tak setia
Tak mungkin orang bisa fokus pada satu hal bila pada Tuhan saja ia tak fokus.
Tak mungkin tauhid terjalankan bila tak setia.

Rasanya, hanya setia yang bisa membuatku bersandar padamu. karena bagiku, setia itu landasan cinta yang tak terbeli dengan emas permata. Hanya setia yang bisa membuatku merasa aman bersandar pada orang yang bersandar pada-Nya, setia pada-Nya, dan meng-Esa-kan-Nya.

Rasanya, hanya setia :)

You Might Also Like

1 komentar: