LOGIKA DAN LOGISTIK

December 15, 2012 Qeeya Aulia 0 Comments


Tumpukan kardus makanan kecil tertata rapi di sekretariat kami. Beberapa orang sibuk membentuknya menjadi kardus cantik pembungkus makanan. Beberapa yang lain sibuk memasukkan makanan kecil dalam setiap kardusnya. Peluh keringat mereka tak pernah mereka hiraukan. Betapa konsentrasinya mereka memastikan pelayanan terbaik yang dapat mereka berikan untuk para pelanggan. Mereka memanfaatkan peluang yang ada. Peluang yang bisa menghasilkan uang untuk menjalankan program kerja SMF Psikologi UIN SGD BDG kedepannya. Mereka itu pahlawan kami, orang hebat yang terkumpul dalam sebuah wadah bernama bidang kewirausahaan.

Praktikum Psikodiagnostika menjadi salah satu ladang dimana mereka bisa mencari celah itu. Sayangnya, aku tak bisa banyak membantu.

Hari minggu pagi tiba. Pasukan kardus berisi makanan berat dan makanan ringan siap untuk diedarkan. Namun ternyata pengiriman pesanan tak semulus yang dipikirkan. Tapi terlepas dari semua itu, pelanggan tetap mendapatkan pelayanan terbaik yang kami punya.

Tak cukup dengan membantu para praktikan dalam pengadaan konsumsi, bidang wirausaha merangsek menjadikan bisnis penjualan pin dengan berbagai bidang sebagai lahan lain dalam pengembangan kewirausahaan. Mimpi kami, bisa menghidupkan kewirausahaan di fakultas Psikologi UIN SGD BDG.

Logika tak akan jalan bila tak ada logistik. Begitulah beberapa orang berkata. Tapi tidak dengan kami. Kami masih bisa terus berjalan walau logistik dan pemenuhan kebutuhan kami tersendat tiada dua. Salah satu buktinya, bidang 7 yang digawangi oleh Muhammad Farid, Ilham Shiddiq, Naila dan Jayadi Sastra serta Yayang Syarifah ini bisa terus menjalankan berbagai aktivitas tanpa terganggu dengan masalah sepele yang esensial ini.

Terimakasih telah memberikan contoh konkrit untukku agar terus bergerak tanpa harus memikirkan berbagai keterbatasan. Terimakasih telah membuatku merasa bangga berastu dengan orang-orang hebat seperti kalian. Terimakasih telah membuat SMF Psikologi lebih baik dengan merambah ke dunia usaha.  Semoga Tuhan menggantikan segala hal yang telah dikorbankan dengan yang lebih baik. Amin. 

You Might Also Like

0 komentar: