Untukmu, adik-adik mahasiswa baru

September 22, 2013 Qeeya Aulia 0 Comments

Mungkin ini sudah terlalu terlambat mengucapkan "Selamat datang" kepada adik-adik kami, mahasiswa Fak Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung angkatan 2013. Tapi izinkan saya memberikan 'penyambutan' yang mungkin pernah kau dengar sebelumnya. 

Untukmu, adik-adik mahasiswa baru. Terlepas dari jalur mana kau diterima di perguruan tinggi ini, terlepas dari 'enggan'nya kau berkuliah di universitas ini, perlu kau tahu setiap orang darimu membuat lebih dari 2 orang pendaftar di jurusan ini tak lolos seleksi. Apa kau tahu kabar mereka yang berusaha sekuat tenaga untuk lolos seleksi namun sekuat tenaga pula menahan kecewa karena usaha mereka tak membuat mereka menjadi bagian dari UIN SGD BDG?

Untukmu, adik-adik mahasiswa baru. Tak ada yang melarang kau ingin memuaskan dirimu dengan berkeliling kota ini. Tak ada yang menjegalmu untuk menikmati indahnya hari dengan penuh hahaha hihihi. Tak ada yang mencegahmu untuk mencari banyak tempat nongkrong disana sini. Tapi tak ada yang pula yang melarangmu untuk melakukan hal-hal lebih bermanfaat daripada itu. Bentangkan sayapmu, perbanyak jaringanmu, perluas pengetahuanmu, dan perkaya dirimu dengan berbagai pengalaman yang memuaskan batinmu. 

Untukmu, adik-adik mahasiswa baru. Saya menuliskan ini dengan segenap penyesalan tak memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dulu. Kau bisa tahu lebih banyak dari apa yang kau pelajari di kelas dari dosen-dosen mulia itu. Tak perlu ikuti orang-orang yang memaksamu dengan janji-janji muluknya. Ikuti saja kata hatimu. Kata hatimu tak akan pernah menyalahkan tuannya. Kata hati tak akan termakan oleh bujuk rayu penjaringan masa.

Untukmu, adik-adik mahasiswa baru. Kau tahu, tak sedikit mereka yang baru menyandang status sebagai mahasiswa sudah berkontribusi luar biasa untuk negerinya Indonesia. Mereka yang ikut kelompok ramah lingkungan, mereka yang ikut memperjuangkan nasib buruh yang ditindas perusahaan, mereka yang peduli dengan orang-orang pinggiran, mereka yang mengharumkan nama universitas di berbagai kegiatan dan mereka yang tekun mendalami ilmu di banyak perpustakaan, diskusi maupun forum-forum lainnya. Kau bisa seperti mereka. Bahkan mungkin lebih. Ah ya, kau lebih tahu apa yang kau sukai. Kau tahu lebih banyak bagaimana caranya berkontribusi untuk negeri. Bila tidak, kau tahu cara untuk mencarinya. Untuk apa ada jaringan internet dengan segala kecanggihannya bila tidak dimanfaatkan dengan baik? 

Untukmu, adik-adik mahasiswa baru. Tak usah kau pikir terlalu mendalam dan berkepanjangan bila kau menemukan perbedaan yang tak pernah kau temukan sebelumnya. Semua orang disini sedang berproses untuk menjadi lebih baik. Semua orang disini sedang belajar tentang apa dan bagaimana menjadi baik. Mari belajar dan berproses bersama. Nikmatnya proses akan terasa bila kita bertemu akhir dari perjalanan panjang ini. 

Untukmu, adik-adik mahasiswa baru. Kita semua tahu kampus kita bukanlah kampus yangmenampung anak-anak kaya dan berada. Kampus kita bukanlah tempat yang tepat untukmu memamerkan harta karena memang bukan dengan alasan itu kita menempuh pendidikan perguruan tinggi, bukan? Mari berlomba mencetak prestasi, bukan memamerkan makan apa kita hari ini. Toh, hasil akhir dari makanan mewah itu tetap saja menjijikkan, yang kita pakaipun akan menjadi barang bekas yang menyedihkan.

Untukmu, adik-adik mahasiswa baru. Maafkan rangkaian kata ini bila menyakiti hatimu. Saya tak ingin dan tak berniat berdebat dengan siapapun karena memang tak ada hal yang perlu didebatkan dari tulisan ini. Lagi-lagi saya ulangi, mari berproses dan belajar bersama. Tak ada yang lebih mampu dan tak ada yang lebih hebat daripada yang lain. Yang ada hanyalah mereka yang berani mencoba dan menikmati proses percobaan mereka. Saya harap kita bisa menjadi bagian dari mereka yang saya sebutkan terakhir.

Terakhir, selamat menyandang status mahasiswa. Julukan yang hanya ada di Indonesia. Penambahan kata maha di depan kata siswa -menurut interpretasi abal-abalku- menunjukkan besarnya harapan bangsa ini terhadap kontribusi nyata dari mereka yang merasakan indahnya duduk di perguruan tinggi. Tanggung jawab perubahan ada di pundakmu, pundakku, pundak kita semua: mahasiswa Indonesia. 

Selamat berkontribusi secara aktif dalam kebaikan. Selamat menikmati dinamika perkuliahan yang kadang tak pernah terbayang. Selamat menikmati perkenalan dengan berbagai elemen di kampus ini. Selamat :)

You Might Also Like

0 komentar: