Lanjut kemana?

April 06, 2014 Qeeya Aulia 0 Comments

"Lanjut kemana?"

Pertanyaan yang membuat hatiku tersobek-sobek seketika. Memang kusadari, lulus kuliah hanya mengurangi satu dari sekian banyak pertanyaan yang akan terlontar untuk dijawab dengan senyuman manis setengah asem.

Mungkin di pikiran banyak orang aku diprediksikan sebagai sarjana yang langsung melanjutkan kuliah ke jenjang selanjutnya. Jujur, itu memang mimpiku. Hehe. Tapi sayang disayang, prioritas berubah, roda berputar dan keputusan yang sesuai harus diambil. 

Ceritanya, aku adalah anak pertama dari enam bersaudara. Semuanya bersekolah. Hanya aku yang sudah lulus kuliah. Kau bisa bayangkan bagaimana pusingnya memenuhi kebutuhan sekolah lima anak yang beraneka ragam? Dua orang berkuliah, satu orang menjelang lulus SMA, satu orang menjelang lulus SMP dan yang terakhir masih duduk imut-imut di kelas 4 SD. 

Sebagai kakak yang baik, aku tak bisa tinggal diam dan terus menerus memaksakan mimpiku untuk cepat melanjutkan kuliah. Bisa beasiswa kan ki? Pertanyaan ini lagi. Em, oke mungkin ini defense yang kulakukan, tapi aku belum siap untuk mendapatkan TOEFL ITP minimimum 550 :'( 

Intinya, aku merencanakan untuk bekerja terlebih dahulu selama 2 tahun. Sekaligus mempersiapkan bahasa inggrisku yang kacau balau. Umurku baru menjelang 24 tahun, usia pekerja industri itu rata-rata maksimal 27 tahun. Sedangkan usia pendaftar di beasiswa dalam maupun luar negeri untuk beasiswa master maksimal mulai 30 tahun. See? 

Rasanya dengan cara seperti ini aku bisa meringankan beban orang tua dan meringankan bebanku juga yang terus-terusan terbebani oleh ketidakmampuan bahasa inggris yang tak kuatasi dengan cara apapun. Bingung? ah, sudahlah. 

Terimakasih yang teramat mendalam untuk teman-teman yang sudah berespektasi tinggi atas 'kelanjutan' nasib temannya yang satu ini. Mimpiku masih sama, tapi perlu berbelok sejenak agar bisa berjalan lurus dengan tenang dan damai.

Lalu, kapan kau merencanakan untuk menikah, Ki?

Ah, pertanyaan yang menjadi judul tulisan ini saja belum mampu kujawab dengan baik, apalagi pertanyaan yang lain. 

You Might Also Like

0 komentar: