Oleh-oleh Jobfair

May 25, 2014 Qeeya Aulia 0 Comments

I'm the jobseeker!

Para pencari kerja tentunya tidak merasa asing dengan sebuah event dimana berbagai perusahaan ada, ya jobfair alias pameran bursa kerja. Untuk teman-teman yang belum tahu apa itu jobfair, saya akan jelaskan sedikit. Jadi di kegiatan ini para pencari kerja dan perusahaan yang mencari pekerja berkumpul. Jangan dilupakan ada event organizer yang mencari para pencari kerja maupun perusahaan yang sedang mencari pekerja. Biasanya, kegiatan ini mewajibkan para pengunjungnya membayar sekitar 15-25ribu rupiah. Mungkin saja lebih, tapi saya tidak pernah ikut jobfair yang HTM-nya lebih dari 25ribu. Penyelenggara jobfair juga biasanya menetapkan biaya sewa booth untuk perusahaan yang akan tebar pesona di jobfair tersebut. Ya, simbiosis mutualisme lah yaa...

Keputusan saya menolak tawaran pekerjaan dari satu dua perusahaan dengan alasan menuruti kemauan orang tua, nyatanya bukan tanpa konsekuensi. Konsekuensinya adalah hingga kini saya harus aktif mencari lowongan pekerjaan. Saya sih senang-senang saja. Toh ikut jobfair itu seru-seru-sedap. Banyak pelajaran yang saya dapatkan dari setiap jobfair yang saya ikuti. Mulai dari betapa sangat biasanya CV yang saya serahkan ke perusahaan hingga betapa mudahnya saya dapat oleh-oleh dari jobfair yang saya ikuti. 

Sebagai pecinta gratisan, saya merasa senang dengan hadiah-hadiah tak terduga dari booth perusahaan yang melakukan bagi-bagi kenang-kenangan. Kalau kata teman saya, "ngupahan kalau tidak diterima" (ngupahan itu apa ya, terjemah bebasnya supaya tidak sedih kalau tidak diterima di perusahaan itu). Semenjak saya ikut jobfair 2 bulan yang lalu, saya sudah dapat teh botol kotak dari berniaga.com, tumblr dari Kemenkeu RI, facial foam dari Wardah, permen dari PJTKI, sampai lip balm dari PT. Mandom. Hahaha.

Oleh-oleh ilmu yang saya dapat dari jobfair juga beragam. Mulai dari tampilan CV, tampilan fisik, datang sepagi mungkin sampai pilih-pilih perusahaan. 

Mungkin kedengarannya tidak mungkin ada perusahaan bodong yang ikut jobfair. Saya memang belum menemukannya, tapi perusahaan yang membelotkan jobdes kita nantinya saat diterima di perusahaan selalu ada saja di setiap jobfair. Jadi, saran saya, cek ricek dulu deh perusahaan yang ikut jobfair. Sayang kaaann uang daftarnya kalau memang isinya perusahaan gak jelas doang. 

You Might Also Like

0 komentar: