Posts

Showing posts from June, 2010

TITISAN SIGMUND FREUD KEMBALI BERAKSI

Kelas gw tingkat pertama di kuliahan emang gak se-eksis kelas-kelas lain, gak se-pinter kelas-kelas lain, gak se-deket sama dosen daripada kelas-kelas lain. Tapi kita kayaknya punya sesuatu yang agak berbeda dari mereka. Menurut gw, di kelas gw itu sarangnya orang – orang edan yang sukanya memberontak. Dan jarang banget kompak kecuali kalau ada acara – acara internal kelas yang kelas lain gak mungkin ikut. Gw namain anak – anak kelas gw dengan nama "Titisan Sigmund Freud". Gak tau ide dari mana, tiba – tiba gw nyeplos ajah kata – kata itu. Awalnya sich cuma buat bikin poto kelas kita rada beda namanya, tapi ternyata aneh juga ya nama itu. Kita anak – anak psikologi A UIN sagede Bandung angkatan 2009, emang kayaknya ngefans banget sama yang namanya Oom Sigmund Freud. Gimana enggak, setiap sang dosen ngejelasin berbagai teori yang gada kaitanya dengan teori Freud, salah satu dari anak kelas gw pasti nyambungin pertanyaanya ke teori Freud. Mana keseringan salah lagi. Salah s...

Takut mati

"Ya Allah…jika kelak tabungan amalku telah cukup untuk memasuki surga Mu..hanya satu yang aku pinta. Cabutlah aku dari dunia ini. Hingga tak ada yang bisa menghalangiku untuk bertemu dengan Mu di kehidupan yang abadi. Dan izinkanlah aku menyambut kematianku dengan senyuman dan penyaksian terhadap Mu dan rasul Mu" Doa diatas, bukan doa yang tercetus dari pemikiranku. Doa diatas aku dapatkan dari seorang sahabat. Doa yang menurutku bisa menjadi doa penutup yang cukup indah. Entah kenapa tiba – tiba aku takut dengan kematian. Takut meninggalkan dunia ini. Takut menghadapi para malaikat yang meminta pertanggung jawaban. Takut dan lebih tepatnya malu kepada Sang Pencipta yang telah memberikanku kesempatan untuk mengecap nikmat Nya tapi tak jarang aku melalaikan kewajibanku yang tidak seberapa. Aku tak tahu tepatnya bagaimana. Entah takut mati. Entah takut kematian. Entah……aku tak tahu. Bulir air mata yang terus mengalir karena ketakutan itu mungkin tidak akan bertah...

‘EDENSOR’ku

Image
Rumahku memang di Bandung. Tapi bukan di pusat kota yang terkenal dengan bermacam – macam jenis sandang,pangan dan papan, melainkan di sudut atau pedalaman kota Bandung yang jarang terjamah manusia – manusia metropolis hedonis. Jadi, meskipun kota Bandung diidentikkan dengan kota kembang, kota kuliner sampai kota hiburan, tidak berpengaruh besar pada masyarakat yang ada di desa seperti keluargaku. Mungkin, bisa dibilang kampungku Edensorku ^^ Hal yang paling kusukai jika aku pulang ke rumah adalah menaiki becak dari jalan raya menuju rumahku yang dibuka dengan pemandangan khas pedesaan, yaitu hamparan sawah yang indah. Menurut masyarakat sekitar, sawah – sawah tersebut adalah milik beberapa pejabat kenamaan di kota Bandung. Terserah siapa yang memiliki sawah itu. Yang penting, aku suka sekali melihat indahnya pemandangan ini. Yang penting, aku senang menghirup udara sejuk yang diselingi oleh sapaan ramah angin pada setiap orang yang melewati jalan itu. Seperti biasa, via becak ak...

TOPIKU DAN AYAHKU

Aku punya topi yang dituliskan diatasnya nama panggilanku semasa kecil dulu. Warnanya merah dengan moncong (bagian depan topi yang aku tak tahu namanya) berwarna hitam. Dan namaku di bordir indah dengan huruf tegak bersambung dan benang warna hitam. Topi itu hadiah dari ibuku. Sayangnya topi itu punya kembaran. Tak lain dan tak bukan kembaran topiku adalah topi adikku. Dan yang membedakannya hanya ukuran dan nama yang tertera pada setiap topi. Meskipun aku seorang perempuan, tapi dulu rasanya lebih nyaman memakai topi daripada memakai kerudung ^_^. Tapi itu dulu bukan sekarang. Topi itu sering kupakai kemana – mana dan dalam waktu yang cukup singkat naik jabatan menjadi topi favoritku. Sebenarnya tak ada yang istimewa dari topi itu selain ada namaku yang tertulis disana. Karena itu menunjukkan bahwa akulah empu topi tersebut. Tapi itu tidak terjadi lama. Tiba – tiba saja topi itu menjadi topi yang paling aku hindari pemakaiannya. Kenapa? Karena orang – orang suka mengejekku dan mem...

MANUSIA DAN GORENGAN

Kata gorengan memang tidak lepas dari kehidupan serba instan yang sedang kita alami seperti sekarang ini. Gorengan terkadang menjadi makanan pokok yang hampir menggantikan nasi. Pagi – pagi –menurut sebagian orang- rasanya tak afdhal jika tak makan gorengan. Banyaknya inovasi dalam dunia gorengan menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para fans gorengan. Sampai – sampai mengabaikan bahaya yang mengancam bila terus-menerus memakan makanan tersebut. Kolestrol bisa meningkat pada tubuh kita bila kita memakan gorengan secara berlebihan. Kolestrol itu dipicu oleh kadar lemak jenuh yang tinggi pada gorengan yang dijual para pedagang gorengan. Minyak goreng yang dipakai berkali – kali dipakai untuk menggoreng berbagai gorengan inilah yang menjadi sumber masalah pada gorengan. Rasa enak, gurih atau manis pada gorengan apalagi ditambah dengan masih panasnya gorengan tersebut sepertinya bisa melenakan kita. Dan bisa juga melupakan kita terhadap resiko yang akan di terima. Selain mengeny...

HIDUP

Hempt… kata yang disusun dari 5 huruf itu terkadang benar – benar bisa menjadi hal yang sangat membingungkan bagi beberapa orang. Ada yang sampai rela gila untuk menebus semua ketidaktahuannya mengenai kehidupan. Akupun tak tahu apakah aku menjadi salah seorang dari mereka atau sebaliknya. Hidup terkadang penuh ironi, penuh tekanan, penuh kesenangan yang tak jarang dengan mudahnya berbalik menjadi kesedihan sepanjang masa. Tekanan kehidupan bisa menjadi pentungan besar terhadap diri kita yang membuatnya menjadi sebuah tekanan. Arti kehidupan terkadang tak sama dengan berbagai artian yang kita sandarkan kepadanya. Lika liku kehidupan pun tak selamanya seperti roda yang terkadang kita diatas dan berbalik menjadi dibawah disuatu saat kemudian. Untuk apa hidup? Toh akhirnya kita akan mati juga! Mungkin itulah yang terfikir oleh kebanyakan orang termasuk diriku. Tak semua sisi kehidupan bisa kita lihat dan mengerti. Mungkin manusia memang dikukung oleh siklus dan proses sebab – akibat yan...

Getaran Bidadari – Bidadari Surga

Rasanya membaca dan menyelami kisah yang dituturkan Tere-Liye dengan bahasa dan cara menulis yang khas, tak sekedar menggetarkan hati dan menguras air mata pada bab – bab awal bacaan itu kulahap. Kisah itu terasa sangat nyata dan rasanya aku menjadi salah seorang penduduk lembah strawberry yang dirintis oleh Kak Laisa. Buliran air mata seperti rombongan bebek yang tak ada angin tak ada hujan berjalan rapi berkelompok. Perjuangan, keikhlasan, kasih sayang, cinta, ahhh rasanya terlalu banyak nilai – nilai yang ditonjolkan pada cerita itu. Kasih sayang serta keikhlasan Mamak dan Kak Laisa yang melebihi ukuran terbesar yang pernah ada di dunia ini, kepintaran dan kepatuhan Dalimunte terhadap segala yang diperintahkan kakak dan ibunya, kenakalan – kenalan Ikanuri dan Wibisana, juga keluguan dan keteguhan hati Yashinta terpaparkan secara gamblang dalam buku berjudul "Bidadari Bidadari Surga" ini. Mengapa mereka yang berkekurangan selalu mempunyai kekuatan lebih daripada...

Biasa dan Luar Biasa

Tuhan.. Aku hanya manusia biasa Yang bisa berubah menjadi orang luar biasa dengan adanya orang – orang disekililingku,   Aku hanya manusia yang mempunyai cinta yang biasa Kecuali Engkau memberiku seseorang yang bisa mengubahnya menjadi cinta yang luar biasa,   Mimpiku juga hanyalah mimpi biasa Tapi bisa menjadi kenyataan yang luar biasa jika Kau menghendakinya,   Baktiku pada orang tuaku juga hanya bakti biasa Dan mungkin berubah karena Kau turunkan orang tua yang tak segan menganggapnya sebagai bakti yang luar biasa,   Pengetahuankupun tak kalah biasanya Tapi Kau kirimkan para duta ilmu yang bisa merubahnya menjadi luar biasa,   Dunia yang aku tinggal di dalamnya juga biasa Dan menjadi luar biasa karena Kau membuatnya sedemikian rupa,   Alur kehidupanku biasa-biasa saja Tapi terkadang Kau membuatnya luar biasa,   Teman – temanku juga manusia biasa Tapi tanpa mereka (dan juga izin Mu) aku takkan menjadi luar biasa,   Jika Kau bertanya mengapa aku menganggap sem...

Utopia mencintamu sampai mati ^^

Dalam sepi Engkau datang Beri ku kekuatan ‘tuk bertahan Kau percaya Aku ada Kau yang aku inginkan Selamanya Reff: Kau adalah hatiku Kau belahan jiwaku Seperti itu ku mencintamu Sampai mati Di hidupku yang tak sempurna Kau adalah hal terindah yang ku punya Back to Reff: 3x Seperti itu ku mencintamu Sampai mati Koleksi Utopia yang lain. Mp3 Download & Lirik Lagu Utopia – Mencintaimu Sampai Mati Gambar Artis Indonesia

Generasi Muda Kedepan

"Inilah cerminan generasi masa depan!!!". Kata – kata tadi kini mulai tak asing ditelinga kita. Para remaja dan anak – anak seakan – akan digiring menjadi pusat perhatian publik. Mungkin sekarang jamannya yang muda yang berkuasa ^^. Tapi, jika semua remaja dan anak – anak menjadi entertainer, siapa yang nantinya akan menjadi cendikiawan???begitu pula sebaliknya. Masa muda, masa yang berapi – api. Begitu yang dipaparkan Bang Haji Rhoma Irama dalam lagunya "Darah Muda". Tak bisa dipungkiri, masa muda adalah masa mencari jati diri. Jika kita berbicara hierarki need menurut Abraham H Maslow, mungkin para generasi muda dalam hal ini berada dalam tingkat kebutuhan untuk diakui atau self esteem need. Mereka perlu diakui bahwa mereka mempunyai potensi yang berbeda dan mereka sangat perlu dukungan untuk dapat menyalurkan potensi mereka dengan baik dan benar. Dan pada masa inilah sangat terasa pentingnya memanusiakan manusia, meskipun pada kenyataannya setiap manusia di selu...

MIRIS

Hari ini bukan cuma setetes air mata yang keluar secara spontan dari mata gw, tapi rombongan air mata berebutan keluar dari mata gw yang gampang mewek ini. Semua disebabkan oleh kejadian tadi sore.Tadi sore gw nonton salah satu acara di Trans TV. Disana diceritakan betapa kuat dan ajaibnya para pemburu belerang berkutat di "kantor" mereka yang jauh dari kata WAJAR. Bertahan dengan segala kekurangan dan tetap bersyukur atas segala nikmat ydan rezeki yang diberikan Allah pada mereka setiap harinya. Tapi subhanallah, ternyata rahasia mereka tetap bisa bertahan dalam keadaan yang sangat memprihatinkan adalah kemahabesaran Allah yang membuat organ – organ dalam tubuh mereka lebih kuat daripada organ tubuh kita yang hidup dalam kondisi yang cukup nyaman. Jantung mereka yang bekerja lebih ekstra membuat bentuknya lebih besar dari manusia kebanyakan. Paru – paru mereka sekuat baja menahan bau belerang yang terkadang hanya membuat ingin pingsan. Oleh karena tetap sehat dan mampu beke...