Posts

Showing posts from January, 2012

3 MENIT = 45.000

Semua berawal dari ke-kebluk-an gue di pagi hari tanggal 28 Januari 2012. Malam sebelum pagi itu gue udah ngerasa was-was dan deg-degan gak jelas. Satu hal yang gue takuti, TERLAMBAT DATANG KE STASIUN. Dan sialnya, segala sesuatu itu sesuai dengan apa yang dibayangkan dan diyakini oleh orang yang mengalaminya. Gue terlambat bangun pagi. Masih pagi sih, tapi paginya jam setengah lima, sedangkan jarak rumah gue ke stasiun bak perjalanan Bandung-Jakarta. Ya...sekitar 2 jam-an lah..maklum kawan, kampoang nan jauh di mato. "Teh, jadi ke stasiun gak?" tanya ayah sambil menggedor kamar gue yang masih gelap gulita karena sang pemilik masih ada di dunia mimpinya. "Emang jam berapa yah?" tanya gue masih dengan mata terpejam. "Euuuhh...too late! Cepet bangun, jam setengah 5 nih. Bukannya kamu berangkat jam setengah 7?" Ayah menggedor pintu lebih keras. "Wah?????!"  Gue terkaget-kaget lalu menyibak selimut dan berdiri seketika. Kesusaha...

MASIH TENTANG MIMPI

Image
Siapa sih yang gak ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi? Mungkin ada beberapa yang tidak ingin seperti itu, tapi gue tidak termasuk dari mereka. Gue punya banyak mimpi yang rasanya sekrang itu beneran masih berupa mimpi dan gak mungkin terjadi. Tapi gue masih percaya mantra sakti Andrea Hirata, "Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu!" Hanya itu kata sakti tentang mimpi yang gue percaya. Mimpi gue akan menjadi nyata! (AWAS GAK IKUT DOAIN!) :P Salah satu dari mimpi gue itu adalah kuliah di Australia atau di Inggris. Yang pasti lanjut S2 Psikologi disana. Entah kenapa, walaupun gue merasa keberatan dengan jurusan yang gue pilih, tapi gue gak ingin terpikir pindah jurusan. Kalau lebaynya sih "Aku ingin cinta Psikologi, Tuhan...." #eaaa Ada beberapa faktor yang bikin gue agak kurang percaya diri bisa mencapai mimpi-mimpi gue. Salah satunya adalah masalah keuangan, hidup di dunia lama-lama makin mahal ya bro?! ...

ORGANISASI KELUARGA

Image
Gue gak tahu pasti apa itu kekeluargaan dalam organisasi, tapi gara-gara ikut-ikutan masuk LSM yang namanya Kampus Peduli dan sering dipanggil K-Ped untuk singkatannya ini gue ngerti gimana rasanya jadi keluarga dalam organisasi. Gue memang bukan aktivis yang suka rapat, debat dan demo kemana-mana. Gue lebih senang diam di rumah, online, dan online. Haha. Alasannya satu, karena memang gue susah keluar dari rumah. Muaehaeheahe. Padahal kalau dipikir-pikir, gak akan ada satu orang pun yang minat nyulik gue, kurang berpotensi sebagai korban yang benefit dan profit. Apa sih? Hidup gue agak berwarna dan agak sering keluar rumah setelah ikut senat, semacam BEM kalau dikampus lain. Disana juga nyaman, tapi akhir-akhir ini terlalu bikin gue males karena terlalu menjatuhkan satu sama lain dan menurut gue kurang "kekeluargaan". Eh, sebelum lo eneg baca postingan ini karena gue yang sok tahu tentang kekeluargaan dalam organisasi, lebih baik lo close aja deh. Supaya selamat dan...

HUJAN ITU CINTA

Image
Hujan itu cinta, Cinta Tuhan pada hamba-Nya, Cinta atas kehidupan yang mungkin terhenti bila hujan tak ada. Hujan itu cinta, Cinta berbentuk air yang terkadang dikutuki kedatangannya, Cinta berwujud air yang sebenarnya bisa saja Ia ganti dengan Harimau atau apalah yang Ia mau. Hujan itu cinta, Cinta Tuhan yang membuat para pecinta membuat puisi tentang cinta, Cinta yang sangat lekat pada setiap tetesnya. Hujan itu cinta, Cinta Tuhan pada kita, manusia yang selalu merutuki ketidaksempurnaannya. Lalu apakah cinta itu hujan?

BAKAR!

Image
BAKAAARRR! Satu teriakan itu mampu "menggugah" puluhan massa untuk membakar apapun di sekitar mereka. Satu teriakan itu bisa saja benar-benar membakar kesadaran yang secara paripurna mereka miliki. Satu teriakan itu bisa saja membuat manusia mengingkari fithrahnya sebagai sang khalifah yang tidak rela jika kedamaian tidak terjadi disekitarnya. Satu teriakan itu bisa membuat setan tertawa terbahak-bahak bahkan berpesta karena kedunguan manusia yang tiada terkira. BAKAARR!! Terlalu banyak kepentingan pribadi dalam teriakan itu. Tapi apakah para pendengar seruan itu mendengar apa yang mereka inginkan dari tindakan anarkis yang menjijikkan itu? Rasanya tidak. BAKAR!!! Percayaku pada pancasila sebagai dasar negara ini rasanya bertambah pendar dan temaram. Sungguh, aku heran, apakah kemarahan benar-benar membuat mereka gila hingga rela membakar tetangga mereka? Apakah kemarahan benar-benar membuat mereka tak ingin melihat orang yang dibencinya hidup berbahagia...

NYIKOLOGI

Image
Salah satu istilah aneh bin mengherankan yang kutemukan di dunia adalah "NYIKOLOGI". Entah apa motif para pencetusnya hingga muncul ide kreatif ini. Mungkin maksud dari kata aneh itu ada kata sifat. Kata sifat yang berasal dari kata psikologi, tapi mereka mungkin lupa kata "psikologi" sendiri adalah sebuah noun atau kata benda. Ah, entahlah..aku tak begitu paham dengan lika-liku bahasa Indonesia yang baik dan benar. Yang jelas menurutku, kata "nyikologi" itu tidak bisa ditolerir untuk masuk ke dalam golongan kata-kata normal yang biasa aku dengar dan baca.  Sebenarnya bukan perkara bisa dibenarkan atau tidaknya kata aneh itu yang akan kubahas disini. Tapi penggunaannya oleh salah seorang teman (jauh sebelum tulisan ini terposting-lah) yang membuat tulisan ini ada. Kawan, biar kupastikan terlebih dahulu, manusia yang sempurna seperti apa yang ideal difikiran kita itu mendekati mustahil adanya. Itu kataku, terserah apa yang kau katakan. Argh, aku b...

Dauroh Anak Jalanan 2

Mimpi. Mimpiku banyak sekali, mungkin begitu pula dengan mimpi-mimpimu, kawan. Aku ingin menjadi psikolog terkemuka, walaupun aku belum tahu dan belum memutuskan ingin mendalami spesialisasi apa. Aku ingin menjadi penulis, walau baru satu dua naskah yang bisa diterima dan lolos di audisi-audisi cerpen maupun jenis tulisan lainnya. Aku ingin bisa bermain biola, walau untuk menjadi seperti Lindsey Stirling ku tak tahu kapan terwujudnya. Mimpi itu rasanya bukan kewajiban, tapi hak setiap orang. Tapi tak semua orang punya mimpi. Salah satunya adalah mereka, adik-adik binaan kami yang berkeliaran dan hidup di jalanan kawasan Asia-Afrika dan Pasar Baru. "Ah, saya gak akan muluk-muluk, Kak. Saya mau dijalan saja sampai besar," ujar salah satu dari mereka. Miris. Aku berusaha meyakini semua mimpi-mimpiku akan menjadi nyata dan berakhir dengan indah seperti dongeng-dongeng impian lainnya, tapi mereka? Menggoreskan pena untuk menuliskan impian saja mereka enggan.  Karen...