Posts

Showing posts from July, 2014

Ied Mubarok

Image
Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillahi laa ilaaha illallahu ahad.  Ied Mubarak 1435 H. Kehilangan paling menyakitkan sampai saat ini adalah kehilangan waktu untuk berkumpul dan mendapatkan 'quality time' bersama keluarga. Alhamdulillah masih bisa merasakan Ramadhan dan Syawwal bareng keluarga. Nuhun Gusti :-) bareng de Izza Azka dan Momsky Nana dan Alfa lomba makan :D :D :D Papsky, Momsky dan Zimam Anak-anak ayah bunda (ex saya) Anak-anak ayah bunda (ex saya) Zimam, Momsky dan saya Zimam, Momsky dan saya Nana, Momsky dan saya Papsky, Momsky dan anak-anaknya (ex Alfa dan de Izza) idem Keluarga (ex de Izza) Keluarga (ex momsky) Komplit! Cheers :-) Ciwi-ciwi Tantan, Caca kruncil dan Kiki Tante 'Mawar', Upi dan Om Apih Om Apih and Family Ciwi-ciwi Bunda Ciwi-ciwi bunda Ciwi-ciwi bunda Keluarga

Belajar

Hingga saat ini saya masih meyakini bahwa setiap orang di dunia ini punya satu misi. Misi dari Tuhan yang harus dituntaskan sebelum ajal datang. Misi yang bila tidak serius mencarinya bisa saja menjadi bias tak berupa. Misi yang misterius. Misi yang membuat setiap orang bertemu dengan banyak rangkaian kejadian yang berhubungan dengan masa depan. Misi yang tak pernah sama satu sama lainnya. Saya masih belum yakin misi saya di dunia. Terkadang saya meyakini A, terkadang B. Terkadang tak keduanya. Terkadang merasa sebaliknya. Ahahaha. Tapi akhir-akhir ini berbeda.  Saya pernah minta dipertemukan Tuhan dengan orang-orang hebat agar saya bisa belajar dari mereka. Saya minta Tuhan menyatukan saya dengan orang oke punya dalam sebuah tim. Dimanapun. Kau tahu, keyakinan itu sepertinya sedikit demi sedikit menguat dan doa saya terkabul. Pada akhirnya saya yakin, misi saya di dunia ini belajar dari mereka. Menuangkannya dalam tulisan dan membacanya kembali ketika kehilangan akal. ...

Hati-hati

Menakutkan. Itu kesimpulanku dari film Salt yang baru saja kutonton. Film yang diluncurkan pada tahun 2010 (which is four years ago) ini kok rasa-rasanya cocok dengan berbagai propaganda yang dilakukan dalam berbagai 'kegiatan politik' di negara manapun, bahkan di lingkup paling kecil, organisasi kampus.  Evelyn Salt, seorang agen CIA yang nyatanya adalah seorang agen Rusia. Ia agen ganda yang sudah dipersiapkan sejak dini. Setelah diberi pelatihan ekstra keras tentang berbagai hal termasuk penanaman ideologi, anak-anak Rusia ini dioperasi mukanya. Dengan berbagai cara mereka 'diselundupkan' ke Amerika Serikat. Semua orang dari anak-anak di kamp pelatihan itu harus bisa menyusup ke badan keamanan AS atau kalau bisa dunia. Mulai dari NATO hingga CIA. Mereka membawa misi yang berbeda bertujuan sama, membangkitkan Rusia. Gila. Pembunuhan presiden Rusia direncanakan, agar sikap anti Amerika merebak luas di penjuru Rusia. Rencana itu tepat di hari dimana Presiden R...

Sebanding

Image
Beberapa minggu yang lalu, em mungkin sebulan yang lalu seorang teman nun jauh disana bercerita tentang rencana pernikahannya. Ia akan menikah dengan orang yang juga kukenal. Aih, rasanya bahagia sekali dan siapa yang tahan untuk tidak menggoda? Haha. Nyatanya godaanku berakhir dengan cerita panjang tentang banyak hal yang membuatnya dilema. Kau pasti sadar bahwa menikah dan berbagai hal yang berkaitan dengannya adalah hal yang sangat sensitif dan membuat hati kebat kebit tak karuan. Hati sang calon mempelai laki-laki kebat kebit mempersiapkan diri baik materi maupun non-materi untuk acara sakral ini. Hati sang calon mempelai wanita kebat kebit mempersiapkan diri baik fisik maupun rohani untuk menerima perubahan penanggungjawab kehidupannya. Hati kedua keluarga kebat-kebit tentang banyak hal tentang putra/putri mereka. Ah ya, pernikahan tak pernah terasa sederhana. Sebanding. Katanya, kondisi kedua calon harus sebanding. Bibit, bebet, bobot. Ini yang seringnya menjadi masalah...

Berteman

Image
Hampir delapan tahun yang lalu saya pernah belajar bagaimana mengenal seseorang jauh sebelum dekat dengannya. Kenali temannya. Ya, teman. Sebegitu berpengaruh kah teman kepada hidup seseorang? Menurutku sangat berpengaruh, apalagi teman hidup *mulaigalau. Setidaknya, teman-teman saya benar-benar mewarnai kehidupan saya. Entah seberapa besar warna yang telah saya berikan kepada kehidupan mereka. Sayangnya, saya hanya punya beberapa teman dekat dengan kadar dekat yang berbeda-beda dan cara berbincang maupun berkomunikasi yang beraneka rupa.  Tapi perlu diingat, dirimu akan diingat melalui hal-hal yang disukai temanmu. Temanku yang suka menulis, menceritakan kisah kami dan bahkan curhatanku padanya ke dalam sebuah tulisan. Temanku yang senang membuat film, mengutip secuil kenanga-kenangan bahkan obrolan singkan kami ke dalam sebuah skenario film. Temanku yang menggandrungi puisi mengutip beberapa kejadian yang membuat kami terdiam tertampar oleh hikmah maupun pelajaran dibal...

Saat Hati Meninggi

Suatu hari, berabad-abad yang lalu pimpinan kawanan semut berkata kepada seluruh semut di koloninya,  "Wahai semut-semut, masuklah ke sarang-sarangmu agar tidak terinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadarinya." Nabi Sulaiman 'alaihissalam tersenyum lalu berdoa, "Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh." *** Dari sikap Nabi Sulaiman kita ditegur dan diajarkan untuk menjaga hati agar tetap ada di tempat yang seharusnya. Kalau meminjam kalimat dari Pidi Baiq, "tetap serendah bumi." Rabb, bantu kami menempatkan hati kami serendah bumi dan syukur kami setinggi langit. Tiada Tuhan selain Engkau dan Muhammad adalah utusan-Mu. Saat hati meninggi, seharusnya kita sadar...

Berjuang Untuk Islam

Dua jenis berita yang membuatku geram dengan perasaan yang berbeda. Yang pertama adalah kisah pilu dari negeri dimana Masjidil Aqsha, kiblat pertama muslimin berada. Yang kedua adalah gerakan 'absurd' ISIS yang mengatakan bahwa umat Islam sudah melenceng dari ajaran Islam dimana mereka mengunjungi ka'bah hanya untuk menyentuh kiblat muslim sedunia itu, bukan karena Allah. Duh, Gusti. Berita pertama membuat hati saya pilu. Apalagi ditambah dengan foto-foto maupun video-video yang penuh dengan darah. Sungguh, perpindahan rumah suci ke Masjidil Haram benar-benar upaya preventif terbaik, menurut saya.  Konflik Israel-Palestina bak cerita legenda yang tak pernah berakhir menjadi legenda karena masih aktual hingga sekarang. Yang membuatku tertohok adalah beberapa fakta tentang Palestina yang kubaca di sosial media akhir-akhir ini. Fakta yang mengatakan bahwa mayoritas penduduk Gaza adalah hafidz, setiap orang mendambakan syahid, tingkat pendidikan mereka rata-rata s...

Siapapun Presidennya

Siapapun presidennya, Mbak Hanna tetap diintimidasi sama Karin, Sang Hello Kitty di sinetron CHSI. Tukang Bubur yang sudah naik haji tidak pulang-pulang ke rumahnya. Mastin tetap memberi kabar gembira bahwa kulit manggis ada ekstraknya. Iklan cat bermodelkan bule KW tetap teriak "bocor bocor" juga. Minuman lo tetep teh botol aja. Bocah di iklan Bisku*t tetep nanya 'kenapaaa?' Iklan sirup dan kue kalengan tetap merebak menjelang lebaran dan bulan puasa. Bobotoh-Jakmania, masih musuhan aja. Siapapun presidennya, status lo gak berubah-ubah dari mahasiswa. Skripsi yang enggak lo kerjain tetep gak akan ketahuan dimana ujungnya. Mahasiswa pasti sibuk demo-demo kebijakan pemerintah ke depannya. Standar IPK dikatakan cukup baik masih 3. Para jomblo tetap dengan statusnya. Orang-orang yang ditinggal nikah tahun ini sama mantan pacarnya tetap merana. Organisasi ekstra kampus masih gontok-gontokan juga. Kondisi keuangan lo masih stagnan di titik nadir grafik keuangan. Kehid...

Luka Anjing!

Sebenarnya saya malas mengingat kembali apa yang saya alami, tapi kisah ini  sukses membuat saya juga kesal dengan makhluk berjakun yang tak punya akal. Em, sebelum bercerita, Anda perlu tahu telapak tangan saya mendadak dingin dan saya mendadak ingin menangis. Saya menyesal mengapa saya tidak melakukan hal yang bisa membuat muka makhluk berjakun bodoh itu bubuk. Ah, sudahlah. Semoga hal ini tidak terjadi padamu, para wanita pengguna transportasi umum.  Sore itu saya dan teman-teman baru pulang dari kampus. Kami menggunakan Trans Metro Bandung atau TMB karena perbedaan harga yang cukup signifikan dengan angkot yang biasa kami tumpangi. Seperti biasa, kami tidak mendapatkan tempat duduk di TMB, kami berdiri berjajar. Saya menggunakan tas ransel, karena berat dan takut ada copet yang iseng-iseng membuka tas ransel di TMB, akhirnya saya pakai ransel itu di depan, bukan di punggung. Semakin lama bus TMB semakin penuh. Saya dan teman-teman bercanda dan berbincang satu sam...

Sudut Mata

Diam tak berarti tak memperhatikan. Melihat dengan sudut mata memberikan sensasi sendiri saat melakukannya. Berpura-pura menikmati apa yang ada di hadapan, sambil melirik mencuri-curi pandang ke arah berlainan. Melihat dengan sudut mata membuatku cukup ketagihan. Menyimpan ketertarikan berlebihan dalam-dalam. Meskipun terkadang usaha untuk merencanakan objek di sudut mata pindah tepat di depan mata juga pernah kulakukan.  Aku mengamati semua dari sudut mata. Terkadang objeknya berpindah ke depan mata, kadang hilang tertelan titik buta. Biasanya, yang kuperhatikan dari sudut mata adalah hal-hal yang terasa asing. Beberapa diantaranya langsung kuabaikan, beberapa yang lain dengan mudah berpindah posisi dari sudut mata. Beberapa diantaranya kuterima dengan tangan terbuka, beberapa yang lain hanya kamuflase belaka. Melihat dari sudut mata, membuatku dianggap tidak mau terbuka. Melihat dari sudut mata, membuat aku selalu membuat jarak terjaga. Melihat dari sudut mata, membuatk...

Monolog

Siapa yang tak pernah bermonolog ria? Saya adalah salah satu manusia yang mungkin saja bisa dikatakan lebih sering bermonolog daripada manusia lainnya. Pesatnya perkembangan teknologi membantu saya menyalurkan kebiasaan monolog ini, apalagi dengan adanya social media . Social media  membantu saya berbicara sendiri tentang apa yang saya pikirkan, rasakan, harapakan dan kan kan yang lainnya. Bagi saya, social media  adalah tempat bermonolog yang ideal. Berbicara sendiri mengungkapkan yang mengganjal di hati. Berbicara sendiri menikmati setiap kata dan pemikiran yang melecut tanpa berpikir berkali-kali. Berbicara sendiri tentang hasil pengamatan manusia dan lingkungan yang memunculkan beragam ekspresi emosi. Berbicara sendiri tentang banyak hal yang tak semua orang dapat memahami. Mereka tak dapat memahami bukan karena tidak mampu menanggapi dan berbincang dengan asyik tentang hal itu, tapi lebih karena apa yang kuucapkan terkadang tak bisa kuungkapkan dengan sistematis, baik...

Berjamaah

Satu lidi tak bisa membantu manusia mengumpulkan helaian daun yang berjatuhan di pekarangan dengan cepat. Tapi koloni lidi yang biasa disebut sapu lidi dapat melakukannya. Satu manusia bisa melakukan satu hal baik yang sangat bermanfaat. Tapi sekumpulan manusia bisa lebih cepat membuat kebaikan dan kebermanfaatan tersebar. Satu orang yang melakukan ibadah sangat mungkin menjadi sosok yang dekat dengan Tuhannya. Tapi bergabung dengan orang lain untuk melakukan ibadah kepada-Nya lebih direkomendasikan. Berjamaah bagiku seperti benteng penjaga di tubir curam yang berbahaya. Berjamaah bagiku seperti proses latihan kepemimpinan. Dimana imam sebagai pemimpin dan makmum sebagai pengikut, ya memang demikian artian imam dan makmum secara harfiah. Imam bertugas mengarahkan semua makmum dalam setiap gerakan shalat. Imam memberikan aba-aba dengan takbir, makmum mengikutinya. Bila terjadi kesalahan dalam proses shalat baik gerakan maupun bacaan yang dibaca secara jelas, makmum dapat mengingat...