Siklus Rekrutmen & Seleksi
Sebagai seorang Rekruter, seringkali keluarga saya bingung dengan pekerjaan yang saya lakukan. "Teh, ai kerjaan teteh teh apa?" tanya adik saya. "Ya, banyak," jawab saya singkat. "Iya ngapain aja itu teh?" tanyanya lagi. "Nyeleksi orang yang mau masuk kerja salah satunya," jawab saya berharap tak ada pertanyaan lagi. "Wah, enak dong. Kan yang mau kerja banyak. Tinggal pilih. Udah deh selesai kerjaannya," komentarnya. Matamu enak. Buat kamu-kamu yang tidak pernah terbayang kerjaan Rekruter, mari sini saya ceritakan sedikit. Siklus rekrutmen dimulai jika ada permintaan atau kebutuhan penambahan orang di perusahaan. Bisa saja penambahan orang, bisa juga penggantian. Tidak semua orang yang meminta penambahan pekerja itu benar-benar tahu apa yang mereka inginkan. "Ki, cari yang pinter ya," pinta seorang atasan. "Pinter itu definisinya gimana, bu?" tanya saya. "Yang cerdas gitu. Ada inisiatifnya. Gak di...