Posts

Showing posts from March, 2012

MASA PENCERAHAN METPEN 3

Sore itu, seperti orang bodoh pada umumnya, aku memilih untuk diam terpaku di depan TU. Menunggu seorang rekan yang tadinya akan mengantarkanku pergi ke sebuah stasiun televisi lokal untuk suatu hal. Singkat cerita, entah ada angin apa, kudatang menemui salah satu dosen terfavorit di angkatanku, sebut saja ia, Bapak Cinta. Itu hanya sebutan, kawan. Aku tak mau dan tak sudi melanggar kode etik :) Tak ada yang istimewa, kuhanya menceritakan apa passion yang kumiliki untuk skripsiku kelak. Aku bercerita tentang betapa rumitnya penelitian ini karena aku hanya diberi perintah "BUAT LATAR BELAKANG!" sedangkan aku tak mengerti sedikitpun bagaimana sebenarnya makhluk yang bernama latar belakang itu :) Ternyata ada banyak tahapan yang harus kulewati sebelum membuat dan berkenalan dengan makhluk bernama latar belakang itu, kawan. Dan berikut beberapa tahapan yang mencerahkan pikiranku yang buntu itu : Pertama, berangkatlah dari masalah. Apa itu masalah? masalah hanyalah s...

RASANYA, HANYA SETIA

Dulu, rasanya setia hanya sebuah embel-embel dampak cinta semata. Dulu, rasanya setia hanya sebuah ungkapan palsu dan dusta. Dulu, rasanya setia hanya ucapan yang rasanya mudah sekali dipercaya. Nyatanya, realita berbeda dengan idealita. Nyatanya, hanya setia satu-satunya kunci dari kebaikan yang ada Nyatanya, berkata "aku akan setia" tak semudah membalik telapak tangan sekejap mata Rasanya hanya setia yang dapat membuat bertahan setelah mengarungi ribuan hari bersama nantinya. Rasanya hanya setia yang dapat membuat cinta kokoh tak terkoyakkan sejengkal saja Rasanya hanya setia yang bisa membuat aku benar-benar percaya bahkan nantinya ia akan menjagaku selamanya. Setia itu berarti fokus,  Fokus berarti satu, Satu berarti Tuhan. Bagiku, setia adalah secuil tanda bahwa masih ada rasa pada ke-Esa-an-Nya. Tak mungkin orang bisa meng-Esa-kan Tuhan bila tak setia Tak mungkin orang bisa fokus pada satu hal bila pada Tuhan saja ia tak fokus. ...

Lembar ke 70

Setelah dihitung-hitung, ini hari ke 70-ku di tahun ini. Seperti selalu, hari-hariku masih terisi kegiatan yang menurutku kurang berguna. Mulai dari pagi hari. Datang ke kampus lebih awal 30 menit. Prestasi :D tapi sayangnya tak membuatku rela untuk membaca beberapa materi kuliah sebelum waktunya karena memang aku tak membawa buku cetak apapun. Mahasiswa yang benar-benar tak lazim :( 30 menit dihabiskan dengan sarapan soto ayam di kantin bersama seorang teman. Jam 10.10 tiba, sang ibu dosen belum datang juga. Waktu menunggu tak kuhabiskan dengan hal yang lebih produktif, tapi hanya mengobrol tentang sedikit hal yang menyangkut perkuliahan dan banyak hal tentang hal-hal yang tak penting. Oh ya, aku mendengarkan musik juga saat itu. Ibu dosen yang kami nantikan datang setengah jam kemudian. Hari ini, mata kuliah yang membahas tentang banyak hal tabu untukku. Psikologi Perilaku Seksual. Bagaimana tak tabu, kata "seks" saja selalu merujuk pada aktivitas seksual yang dil...

LEPAS

Yeah, ini posting pertama di bulan Maret. Hari ini tanggal 10 dan aku belum menulis apapun sebelumnya karena satu dan lain hal :( Oh ya, bulan ini beberapa amanah kulepas dengan berat tanpa bisa menyelesaikannya sampai sempurna. Setidaknya, ada dua amanah besar yang aku sia-siakan hanya untuk menjaga agar tidak terganggu fokus pada target lulus S1 tepat 4 tahun. Yang pertama, amanah yang awalnya sangat sangat sangaaaaaaaaaaaaatttt aku idam-idamkan. Pers Mahasiswa.  Entah, seberapa besar kebodohanku melepas amanat satu itu, tapi janji adalah janji. Janjiku pada diri sendiri sebisa mungkin harus kutepati. Nilaiku dibawah harapan, dan aku harus keluar karena itu janji konyol yang kubuat dengan serius. Yang kedua, pengajar bimbel di suatu panti anak yatim di Bandung. Harusnya, rasa lelah dan ketakutan sampai pekat malam di rumah bisa tergantikan dengan senyuman manis anak-anak yang harus rela kubimbing dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Tapi nyatanya, tetap saja terke...