Posts

Showing posts from 2017

Unusefull Questions

Image
Pertanyaan yang tidak berguna. Hasek. Apa coba contohnya? Bukan, bukan pertanyaan 'kapan nikah?' atau 'kapan mati?' tapi pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan saat interview dan katanya tidak berguna. Contohnya: "Apakah kamu sudah menikah?" "Apa orientasi seksualmu?" "Berapa umurmu?" Dan sebagainya. Jadi ceritanya saya lagi ikutan kursus MSDM disini . Kebetulan masuk ke topik Rekrutmen di Zaman Now yang salah satu bahasannya adalah keterikatan proses rekrutmen dan seleksi yang cukup sarat dengan hal-hal yang bersisian dengan hukum. Di beberapa negara, pertanyaan yang terkait status perkawinan, umur, kewarganegaraan, etnis, bahkan umur adalah rahasia dan tidak boleh ditanyakan kepada orang lain termasuk di dalam proses seleksi. Bahkan menyebutkan gender dalam iklan lowongan pekerjaanpun tidak boleh dilakukan. Suatu hari, pabrik saya pernah membutuhkan tenaga operator dan user meminta untuk hanya memproses kandidat non-mus...

Tambah Tjinta

Image
Untung judulnya bukan 'Tambah Tinja' hahaha. Jadi ceritanya saya lagi sayang-sayangnya sama suami. Uuuh~ Kenapa harus ditulis sih, Ki? Pamer udah punya suami?  Enggak sih, cuma ingin mendokumentasikan kenapa saya saat ini sayang banget sama manusia berjakun itu. Hahaha. Siapa tahu nanti kalau bertengkar dan baca blog ini lagi jadi inget masa-masa manis kayak sekarang. Dulu, kayaknya gak mungkin bisa suka banget sama seseorang. Suka sama Afgan saja hanya pencitraan, biar dikira normal. Hahaha. Tapi ternyata kalau udah nikah rasanya beda. Dari senang karena dia bisa diajak ngobrol apa saja, sampai bersyukur banget dia udah jadi suami saya. #hasek Saya sama dia sebetulnya sama-sama keras. Keras kepala, keras pendiri dan keras keras lainnya. Awalnya malah saya pikir saya akan terus adu argumen selama awal pernikahan. Tapi sampai mau 6  bulan banyaknya doi yang ngalah. Woman always right. Mrs. Right at all. Wkwkwk.  Ada yang bilang masih suasana hon...

Reference Checking

Image
Suatu hari ada salah satu user yang mengajak saya untuk ngobrol. Tentu ngobrol di chat. Hahaha.  User : "Ki, kok si X gak se-performe waktu dia cerita pas interview dan hasil interview kamu ya?" Saya : "Loh, emang gimana bu maksudnya?" U : "Iya kan di laporannya disebutkan kalau si X inisiatifnya bagus, implementasinya juga, dan sebagainya. Pokoknya meyakinkan lah." S : "Oh gitu. Memangnya gimana ceritanya?" U : "Ah, panjang lah kalau diceritain, Ki." S : "Mungkin ya bu, mungkin saya waktu itu pas interview gak betul. Jadi berasa dia oke karena first impression yang bagus. Mungkin juga saya yang kurang probbing  pas interview. Mungkin juga kandidatnya bohong." U : "Emang kamu gak bisa prediksi dia bohong atau enggak? Kamu anak Psikologi kan ya?" S : "Bisa diidentifikasi pake teknik interview Behavior Based Interview sama Ilmu Pernyataan sih bu, namun saya kan gak terlalu ahli dan saya gak belajar I...

Renungan Akhir Tahun

Image
Bulan September itu sangat berarti setiap tahunnya. Bukan hanya karena saya lahir di bulan itu, tapi juga karena di bulan itulah saya dan seluruh karyawan di kantor saya dinilai pencapaian tahunannya. Daaaan tahun ini tidak seperti tahun lalu ataupun tahun lalunya lagi. Pencapaian saya dibawah 100%. Sedih juga ya karena artinya bonus akhir tahun mungkin menyedihkan nominalnya. Tapi salah saya juga sih tidak sungguh-sungguh.  Berbicara tentang pengukuran akhir tahun, kebetulan di kantor saya bantu semua karyawan untuk level staff hingga manager dalam proses pengukurannya. Bantu-bantunya sederhana banget, cuma bantu mereka isi di sistem dan update semua progres semua formulir pengukuran beberapa saat sebelum deadline. Ya kurang lebih kayak customer service tapi urusannya khusus pengukuran kinerja dan target. Tambah-tambahnya sebagai orang yang dikomplain pertama kali kalau ada struktur organisasi yang gak seharusnya atau salah. Saya pribadi cenderung mudah sedih dan pasrah...

14 ke-27

Image
14 September 2017! 27 tahun lalu bayi yang unyu-unyu yang besarnya jadi super duper alay dan menyebalkan lahir ke dunia. Alhamdulillah di tahun ke-27 ada yang ngucapin tengah malem *colekayangbebeb. Alhamdulillah masih dikerjain juga sama si Chun, Teh Lanny dan banyak orang lainnya. Alhamdulillah Nana lulus dan wisuda di tahun ini. Alhamdulillah. Seneng pisan, ya Allah. abaikan raray yang sangat ndak banget :D Setelah Maghrib, tumben-tumbennya ibu telepon sambil nanya kabar sedang apa, dimana dan dengan siapa. Persisi lagu Kangen Band. Hahaha. Eh pas saya ambil wudhu untuk sholat Isya, Mamski dan Nana udah dateng ke kosan bawa donat dan nasi goreng. So sweet *v* (anggaplah bintang itu lope-lope). Pas pulang dari kantor tiba-tiba Zayzay yang kebetulan lagi nginep di rumah ngeluarin puding coklat dari kulkas sambil bilang, "Ki, Happy birthday ya!" Uncch. So sweet. 72 tahun! Eh 27 tahun! Terimakasih ya Allah saya masih diberi rizki untuk berkumpul bersama orang-oran...

Jadi Beban

Image
Hampir lebih dari 10 tahun tinggal jauh dari orang tua membuat saya terbiasa untuk bertahan hidup sendiri. Meminta bantuan orang lain dan berusaha 'membayar' kebaikan itu dengan bantuan yang pantas. Tapi nyatanya tidak semua cara otodidak berhasil. Perlu mencoba, mencoba dan mencoba lagi. Perlu kecewa, kecewa dan kecewa lagi. Perlu merasa cukup. Dari sekian banyak hal, hanya satu alasan saya menjaga jarak dengan orang lain. Tidak ingin menjadi beban. Saya tidak ingin orang-orang yang ada di dekat saya merasa terbebani dengan adanya saya di dunia. Menjadi beban bagi saya artinya menambah daftar kesedihan orang lain. Cukup saya yang sedih dan keberatan, yang lain tak usah tahu bagaimana rasanya. Saya tidak mau menjadi beban.

Lahir di Indonesia

Image
Alhamdulillah lahir di Indonesia. Itu kalimat yang sering sebut selama pergi-pergi ke negara lain. Di Indonesia, cabe aja bisa jadi enak banget. Di Indonesia, mie aja bisa dimakan sama nasi dan itu ngeunah jeung wareg pisan . Di Indonesia, sholat gak ada yang ganggu atau dilarang. Di Indonesia, pakai jilbab dibebaskan.  Dulu sempat ingin pindah dari Indonesia. Ingin tinggal di luar negeri atau di tempat yang jauh dari negeri asal. Tapi kunjungan beberapa hari ke beberapa tempat membuat saya sadar: gorengan enak cuma ada di Indonesia, apalagi di rumah sendiri dan yang bikin si mamah. Ah, ngeunah. Pertama ke luar negeri, semua orang tanya apa sih makanan halal itu. Mungkin niatnya hanya ingin tahu dan merasa aneh. Tapi ngejelasin kriteria halal aja saya gak fasih dan sudah keburu lapar. Kalau di Indonesia tinggal makan atau kalau ragu tanya aja, "halal bang?" atau "halalin adek dong, bang" kelar.  Disini orang gak sholat Jumat itu aneh, di luar ne...

PRIVASI

Image
Kabarnya, privasi pelanggan di bank itu adalah hal yang utama dan dijaga. Nyatanya, setiap orang yang punya kartu kredit pasti mereka sering ditelepon oleh pihak asuransi lah, kartu kredit bank lain lah, dan sebagainya. Jadi, apanya yang dijaga? Privasi buat saya itu seringnya dilematis. Pengen upload atau curhat tapi serem kalau ngebayangin dampak dari postingannya. Setiap kesel sama orang lain yang fotonya pernah di-upload di akun sendiri, kok bawaannya pengen ngehapus semua foto itu. Setiap senang karena satu hal yang dulu pernah dimaki-maki di akun sendiri, kok jadi malu juga ya. Yah begitulah.  Di satu sisi, suka iri setiap ada teman yang posting foto pasangan atau bikin caption-caption sweet buat pasangannya. Di sisi lain, emang gak semua orang suka hal-hal pribadinya diumbar kemana-mana. Sering ngerasa bego juga sih kalau sadar hal kayak gitu doang di-iri-in. Tapi da aku teh manusia ya, yang sering ngeliat rumput tetangga lebih hijau warnanya. Jadilah privasi bagi...

I AM MARRIED!

Image
Iya, gue udah jadi istri orang. Tepat di tanggal 6 Mei 2017. Hari Sabtu dan acara dilaksanakan di halaman rumah gue yang jauh dari mana-mana. Now where. Lol. Seru juga ya ternyata nikah tuh. Hahaha. Saat akad, gue gak ada di masjid, dimana orang itu ngucapin ijab kabul. Gue tetap pecicilan dan senyum selebar-lebarnya karena kalo mingkem lebih jelek lagi. Semua saudara sampai bilang, "Ka, kok sumringah banget?" Ya nikah, sumringah lah. Bukan lagiiii~~~~ I am so surprised with a lot of love I got on the day. Walaupun blowernya kagak datang, banyak tamu yang nyasar dan banyak hal yang gengges selama acara berlangsung. Gue juga baru tau ternyata nikah se-melelahkan itu. Gue baru tau ternyata nikah semenyenangkan itu. Gue baru tau ternyata gue punya banyak teman dan saudara yang rela jauh-jauh datang untuk mendoakan.  Alhamdulillah acaranya berjalan lancar. Gak ada yang interupt  di tengah-tengah akad (you wish). Banyak banget tamu yang datang. Alhamdulillah seka...

Langkah yang Sejajar

Dulu, saya sering kali merasa putus asa dalam berorganisasi. Saya rasa langkah saya sudah jelas dan semua orang bisa mengikutinya. Saya pikir semua tahapan rencana saya sudah dapat dimengerti sehingga tidak ada konflik tak penting yang mungkin terjadi. Saya kira semua orang disana punya tujuan dan pemikiran yang sama dengan saya. Namun hasilnya selalu sama. Saya kecewa. Lebih dari 12 bulan merasakan tekanan (bagi saya itu tekanan) seperti itu di beberapa organisasi dalam kurun waktu yang bersamaan membuat prinsip dan targetan saya yang kaku berubah. Saya baru sadar bahwa tidak semua yang saya percaya bisa dengan mudah percaya pada saya. Saya baru tahu beberapa tindakan saya seringnya membuat mereka tak nyaman dan cenderung ogah-ogahan. Saya baru merasa bahwa saya terlalu banyak menuntut. Lalu singkat cerita sejak itu saya berusaha tak menuntut atau terkesan tidak menuntut kepada orang lain. Ini membuat kemampuan mendelegasikan tugas saya kacau. Emosi saya lebih banyak ikut campur d...

Berakhir

Image
Sedih. Iya, saya sedih karena berakhirnya sesuati di bulan pertama 2017 ini. Berakhirnya mata saya menatap ungkapan-ungkapan sarkasme yang lucu dari Eric Weiner di bukunya The Geography of Bliss. Weiner adalah bapak-bapak yang tidak bahagia dan mencari kebahagiaan. Kebahagiaan kok dicari? Iya, saya juga heran dengan konsepnya. Buku tahun 2012 ini cukup pas dengan selera saya yang aneh. Isinya tidak sepenuhnya pernyataan sikap setuju tentang hal-hal yang berkaitan dengan kebahagiaan yang Weiner temui. Perjalanannya dari Belanda hingga Miami memberikan beberapa insight yang tidak biasa.  Dulu saat video tentang betapa kecilnya manusia dibandingkan alam kosmik beredar di Facebook, saya merasa sangat kecil dan sadar (secara teknis) mengapa manusia memang tidak sepatutnya sombong. Lalu di buku ini, Weiner menuliskan bahwa manusia akan merasa lebih merasa berharga bila merasa menjadi bagian kelompok di alam kosmik, bukan hanya sebagai individu. Menurut saya ini menarik dan saya setu...

Diingat Orang

Image
Hari ini ceritanya saya datang ke undangan pernikahan lagi. Lagi. Iya. Jangan tanya kapan ngundang #ambekanmodeon Haha. Teman yang satu ini agak unik. Dia seringkali di-bully karena fisiknya yang terlalu kurus tapi lebih tepat dikatakan kerempeng. Hahaha. Maaf, Din. Serta karena banyak alasan lainnya. Tapi hari ini, di hari bahagianya, jumlah orang yang datang ke pernikahannya cukup banyak. Ia tidak berhenti menyalami tamu dari keedatangan saya hingga kepulangan saya dari acara tersebut. "Banyak banget yang datang ya, teh." "Iya, Ki. Gimana weh Dindinnya. Dia kan baik ke semua orang." Percakapan yang menarik. source: link Sepulang dari acara tersebut, saya seperti biasa kelayapan di dunia maya. Semua sosmed saya buka karena masih enggak membuka laptop untuk urusan lain yang sebenarnya lebih penting. Tiba-tiba saya temukan salah satu postingan teman yang bercerita tentang temannya yang lain. Seseorang yang ia ingat dan ia kenang. Orang tersebut diseb...

Things That Will Make Me Happy

Image
Suatu hari ada yang meminta untuk menuliskan hal-hal yang bisa membuat saya senang. Saya rada bingung sih dengan permintaan itu karena saya gampang senang. Senang saat  dapat diskon, senang saat dapat gratisan dan senang saat diberitahu gaji naik. Hahaha. Sebenarnya enggak juga sih. Jadi ceritanya dulu saya sering terlalu mudah senang lalu terlalu sedih setelahnya. Hal-hal itu membuat saya tidak mudah memberi label apa saja yang membuat saya senang. Kalau perasaan yang sebaliknya (sedih) itu saya dapat dengan mudah menulisnya. Melankolis banget kan gue. Mungkin kalau dimirip-miripin dengan karakter di kartun Winnie The Pooh, saya adalah si Eeyore. Googling aja lah kalau mau lebih tahu  seperti apa sih si Eeyore ini. Tapi cassingnya saya rada beda sama si Eeyore karena memang sudah dilahirkan rempong seperti ini.  Kembali kepada hal yang membuat saya senang. Setelah dipikir-pikir, berikut 5 hal yang membuat saya senang:  Liburan Muka saya terdeteksi...

2017!

Image
Tahun 2016 berlalu tanpa menoleh lagi padaku yang masih termanggu dan tak berbuat apapun yang signifikan demi bangsa, tanah air, agama bahkan keluarga. Berhubung resolusi saya gak pernah jauh dari beli payung, untuk tahun ini rasanya akan agak serius dari tahun sebelumnya karena payung saya belum rusak-rusak juga walaupun sering ketinggalan dimana-mana. Hahaha. Jadi begini.. Semoga di tahun 2017 ini saya bisa menikah. Iya, menikah. Lucu ya, di blog ini sibuk memaki perasaan, ternyata saya juga masih punya perasaan. Di blog ini berkata sulit menjalin hubungan jangka panjang, tapi saat orangnya datang ternyata cukup mudah juga dijalani. Sudahlah. Intinya semoga saya bisa menikah tahun ini. Dengan siapa? Afgan? Bukan lah. Mana mau dia sama saya. Vino Bastian aja ogah. #naonsih Saya ingin menikah dengan orang yang mau memilih saya sebagai teman hidupnya. Seseorang yang dengan baik hatinya rela mengesampingkan deadline dan setumpuk kerjaan karena saya terisak menangis, mengeluh bahka...