Posts

Showing posts with the label travelling

Membuat VISA Bisnis Swiss 2022

Alhamdulillah saya berkesempatan pergi ke luar negeri lagi setelah pandemi. Kali ini, perjalanan bisnis ke Swiss selama 7 hari! Gila! Gak kebayang saya bakalan bisa ke Swiss. Negara yang terkenal mahal dan keju serta cokelatnya itu!!! Saking excitednya, saya sampai siapkan berkas-berkas secepat kilat yang saya bisa dan itu menguntungkan karena di saat masa pandemi ini slot kosong untuk biometrik dan interview di VSF cenderung terbatas.  Dokumen yang diperlukan Paspor yang masih berlaku min 6 bulan sebelum keberangkatan (Selama proses aplikasi visa paspor tidak dapat dipinjam) Paspor lama (Bila ada) Formulir aplikasi (bisa diakses disini ) Foto berwarna terbaru ukuran 3,5 x 4,5 cm sebanyak 2 lembar dengan latar belakang putih (fokus wajah 70%, hasil cetak digital tidak boleh hasil scan atau editan). Di depan kantor VFS ada jasa foto VISA. Surat sponsor asli dari tempat bekerja yang menjelaskan, lama bekerja, gaji, jabatan,  tujuan perjalanan dan menyatakan bahwa kita akan kemb...

Drama VISA Schengen : Telat Masuk = Telat Datang = Pengajuan VISA BATAL

Image
Tahun 2019, saya kembali dapat kesempatan untuk ikut training di Aalst, Belgia. Disana ada kantor pusat untuk salah satu unit bisnis perusahaan tempat saya bekerja. Agar bisa ikut dalam pelatihan tersebut, saya harus mengurus VISA Schengen di kedutaan Belanda, karena tidak ada kedutaan Belgia di Indonesia. Ada banyak perbedaan dibandingkan dengan pengurusan VISA di tahun 2014. Di tahun 2014, saya harus datang ke kedutaan besar Belanda, sedangkan di tahun 2020, saya cukup datang ke kantor VFS di mal Kuningan City. Beberapa berkas juga berbeda. Kini, saya diminta untuk mempersiapkan terjemahan kartu keluarga dan KTP dalam Bahasa Inggris. Dulu gak ada syarat itu seingat saya. Saya juga diminta untuk menyediakan fotokopi paspor full, seingat saya dulu tidak perlu. Tapi entahlah, sudah 5 tahun berlalu saya jadi kurang ingat juga bagaimana pastinya.  Tahapan pertama,  baiknya kamu mengunjungi lama VFS di link ini . Disana kamu harus mengisi formulir pengajuan visa. Jika sudah, akan ...

Bandung-Bali-Lombok via Darat (Part 2)

Image
29 Desember 2019 Sehari sebelumnya, secara impulsif saya, suami dan Nana memutuskan untuk pergi ke Lombok menggunakan pesawat karena mobil terlalu penuh untuk perjalanan panjang Bali-Lombok. Baby Mecca ikut serta dalam mobil, jadi kami pikir akan lebih lowong isi mobil jika kami bertiga bisa berangkat terlebih dahulu. Tiket pesawat Bali-Lombok cukup murah, sekitar 300rb/orang. Katanya, kalau tidak mendadak bisa dapat 400rb PP Bali-Lombok. Kami menggunakan maskapai Wings Air. Ini kali kedua saya menggunakan pesawat ATR. Deg-degan poll.  Sebelum pergi ke bandara, kami memutuskan untuk main dulu ke Pura Luhur Uluwatu. Biaya masuknya 25k/orang untuk turis domestik. Saran saya, untuk main ke tempat wisata ini kalau bisa datang di sore hari atau pagi hari. Disana cukup terik dan membuat pusing saking panasnya. Tapi pemandangan dari atas tebing luar biasa indah sekali. Setiap orang yang masuk ke dalam Pura harus menggunakan kain dan dianjurkan untuk melepas semua barang yang me...

Bandung-Bali-Lombok via Darat (Part 1)

Image
Perjalanan ke Bali dan Lombok via darat ini memang perjalanan yang sangat amat impulsif, tapi memberikan kenangan cukup indah bagi saya dan keluarga. Bayangkan, 9 orang dewasa, 2 anak remaja dan 1 bayi menggunakan 1 mobil APV tahun 2008! Nekat dan terlalu ambisius ya kayaknya.  Saat pergi ke Bali, kami berpencar. 3 orang menggunakan pesawat dan sisanya menggunakan mobil. Anak bayi dan orang tuanya pergi ke Bali menggunakan pesawat. Sedangkan sisanya empet-empet-an di dalam mobil.  26 Desember 2019 Kami berangkat dari Bandung jam 05.00 WIB dengan isi mobil 9 orang dan barang-barang. Duksek pisan kalau bahasa baratnya mah. Tapi karena memang niatnya liburan, ya berangkat masih happy lah ya. Kami menggunakan jalan tol dari Majalengka hingga Surabaya. Kami juga berhenti beberapa kali di beberapa rest area dan beberapa daerah. Mulai dari beli tahu sumedang di Sumedang, berhenti di Semarang, Ngawi, Surabaya, dan Situbondo. Melewati seramnya hutan Banyuwangi dan akhirny...

PASPOR SI KIKI : INI DOUALA!

Image
Perjalanan kami dimulai pada sekitar jam 7 malam. Di jam segitu dengan suhu udara mendekati minus itu membuat saya sedikit tersiksa. Kami diangkut menggunakan bus untuk sampai segera ke tangga pesawat. Rombongan kami hanya satu bus saja. Besar pesawatnya juga seperti pesawat antar negara Asia yang terkenal dengan promo serta tiket murahnya. Tiga bangku berderet di kanan dan tiga bangku berderet di kiri. Bedanya, ruang untuk kaki lebih besar di pesawat mungil Turkish ini. Saya duduk di dekat jendela. Sial, pasti bau duduk disini. Saya memakan bulat-bulat anggapan bahwa penduduk Afrika itu bau. Rasis memang. Saya mengaku salah. Saya duduk disana dan tidak mencium bau-bau yang aneh kecuali pada beberapa orang saja. Yaaah, gak semua orang keteknya bau juga kan, Kaaak! Kursi di sebelah saya kosong sedangkan kursi di dekat lorong ditempati oleh bapak-bapak paruh baya yang sepertinya berkebangsaan Perancis.  "Hi," sapanya. Saya hanya menjawab dengan senyum sambil menga...

PASPOR SI KIKI : MENUJU TITIK KECIL DI AFRIKA

Image
Setelah mengunjungi Basillica Cistern, kami diajak untuk kembali ke restoran dan makan siang. Nah, kali ini ini kami diminta memilih antara menu ayam atau sapi. Saya dan Pak Zul pilih sapi, Pak Ari ‘terpaksa’ pilih menu ayam karena mengira kami makan ayam. Hidangan pembuka sudah tersaji di meja kami. Ada salad wortel, mentimun dan entah sayuran apa lagi di mangkok kami. Kecombrang gitu ya? Tapi masa ada kecombrang di Turki? Hahaha. Saya mencoba sesuap dan kapok. Tak cocok dengan lidah katrok saya. Ceritanya appetizer lunch pertama di Turki Tak lama setelah itu datanglah hidangan utama, kebab sapi, yihuy! Porsinya sedikit tapi enaaaakk. Kurang sambal sih menurut saya mah, maklum bu biasa makan sambal goreng kentang. Hahaha. Makaaan gratisaaan~ Setelah makan siang, Burhan (ternyata guide kami namanya Burhan bukan Omar. Saha atuh nya si Omar teh? Maaf pemirsa!) mengajak kami kembali ke bus. Bagi orang-orang yang masih transit lebih dari jam 6 sore ikut bus lain sedangkan...

PASPOR SI KIKI : BERTATAP MUKA DENGAN PATUNG MEDUSA

Tujuan tur selanjutanya adalah Basillica Cistern, yaitu tempat penampungan air di masa Romawi yang bisa menampung sampai dengan 100.000 m3 air TANPA BOCOR! Jaman sekarang mah gentong juga pada bocor! Kabarnya, dulu untuk mengunjungi tempat ini para turis harus menggunakan perahu. Tapi sekarang sudah dibangun jembatan yang bisa mempermudah akses kunjungan para wisatawan dan juga lebih aman untuk selfie-selfie. Di dalam penampungan air ini banyak sekali ikan dalam ukuran jumbo loh! Basillica Cistern sengaja dibangun untuk memenuhi kebutuhan terhadap air masyarakat sekitar Konstatinopel. Selain itu, tempat ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan supply air Hagia Sophia dan sekitarnya. Pembangunan tempat ini dilakukan (kalau tidak salah) bersamaan dengan pembangunan Hagia Sophia. Air yang terdapat di penampungan air ini berasal dari sungai sebelah utara. Entah teknologi macam apa yang dibuat mereka tapi penampungan ini selalu memiliki supply air yang cukup, tidak kurang dan tidak lebih...

PASPOR SI KIKI : BERTEMU HAGIA SOPHIA PART II

Omar menjelaskan tentang tanda salib yang seharusnya ada di pintu tapi dikikis sehingga terlihat menjadi seperti garis panjang saja. Ini menunjukkan betapa kaum muslimin saat itu sangat toleran karena kalau mereka mau, mereka bisa mengganti pintu tersebut. Kami juga diberi penjelasan tentang gambar-gambar malaikat, maria, yesus, dll yang ditutup kain atau kaca putih saat Hagia Sophia menjadi masjid. Gambar-gambar tersebut tidak dimusnahkan sebagai bentuk penghormatan terhadap umar Kristen saat itu. Ironisnya, langit-langit Hagia Sophia yang memang berlapiskan emas itu sudah sedikit terkelupas catnya karena sempat dijarah oleh manusia yang tidak bertanggungjawab. Disana juga terdapat banyak pamflet yang sangat informatif tentang kondisi Hagia Sophia pada awalnya dan sejarah yang berkaitan dengannya. Saat kami diajak masuk kedalam, kami diperlihatkan lekukan di depan pintu gerbang. Lekukan tersebut disebabkan oleh prajurit yang selalu berdiri sigap disana dan membuat tanah yang mer...

PASPOR SI KIKI : TURKI JILID I –BERTEMU HAGIA SOPHIA-

Awalnya saya malas menuliskan cerita ini karena foto-foto saya dari memory card kamera saku sudah berpindah ke laptop yang ada di rumah. Hasrat narsis terhambat, semangat nulis berkurang. Benar-benar blogger abal-abal. Hahaha. Tapi karena takut keburu lupa dengan ceritanya, baiklah saya curcol sampe meluber-luber di blog ini. Keterangan gambar akan di upload di Flickr atau Facebook. Nah, menginjakkan kaki di Kota Istanbul membuat saya tersenyum cerah ceria sepanjang hari. Kenapa? Karena disini tukang jagung dan kacang saja ganteng badai. Tengok kanan kiri rata-rata para makhluk berjakun yang ada di kota ini berjanggut, kumis tipis dan macung. Lengkap juga dengan tatapan mata yang tajam dan juga bulu mata yang lentik. Postur tubuh mereka beberapa ada yang atletis, beberapa yang lain yaaa buncit-buncit macam om-om gitu. Ada yang tinggi, ada juga yang mini-mini gitu. Intinya, ganteng deh.  Oke skip pembahasan tentang populasi manusia ganteng yang terakumulasi di Turki. S...

TIPS APPLY E-VISA TURKI

Sebenarnya tidak perlu tips yang terlalu banyak untuk membuat aplikasi visa Turki. Cukup kunjungi websitenya (alamatnya bisa googling dengan kata kunci “e-visa turkey”) dan isi data diri dengan lengkap. Setelah itu lakukan pembayaran menggunakan kartu kredit. Saya tidak punya kartu kredit. Tapi saya punya teman (tepatnya suhu travelling) yang mempunyai kartu kredit. Cara membayar dengan metode ini adalah: berikan link pembayaran kepada teman yang akan membayar, jangan lupa berikan nomor paspor atau nomor referensi aplikasi visa kita. Setelah dilakukan pembayaran, VISA bisa didownload dari laman pembuatan e-visa atau dapat juga diunduh melalui email. Pembuatan VISA bisa dilakukan berkelompok secara sekaligus, namun batasan jumlah orang dalam setiap kelompoknya saya lupa. Aplikasi VISA anda akan otomatis terhapus bila tidak ada pembayaran lebih dari 48 jam. Jadi, untuk anda yang mau mencoba membuat VISA Turki agar tidak penasaran, bisa dicoba dulu sebelumnya. Oh ya, VISA Turki itu ...

PASPOR SI KIKI : MENUJU TURKI JILID I

Judulnya sok iyeh banget ya? Hahahaha. Bodo amat ah, biar sensasional~ Acara Water for Life Cocoa Study Tour diselenggarakan pada tanggal 9-16 Januari 2016, tapi saya dan Pak Ari (champion dari Makassar) harus berangkat dari tanggal 7 Januari 2016 karena perjalanan kami menuju Kamerun memakan waktu 2 hari perjalanan. Mengapa begitu lama? Karena waktu transit kami di Turki memakan waktu 13 jam alias seharian! Jadi tanggal 7 Januari 2016 jam 8 malam berangkat dari Cengkareng dan sampai di Turki sekitar jam 5 pagi. Ada perbedaan waktu kurang lebih 4 jam antara Indonesia dan Turki (Indonesia lebih awal 4 jam). Penerbangan Jakarta-Istanbul memakan waktu sekitar 12-13 jam perjalanan. Jadi masuk akal kan 2 hari perjalanan menuju Kamerun? Dari Indonesia pun perjalanan saya sudah seru. Saya berencana berangkat ke bandara Soekarno Hatta di Tangerang sana sekitar jam 10 pagi. Tapi karena sepertinya terlalu pagi, maka saya mundurkan hingga jam 2 siang. Ibu saya dan Darwin sampai di gan...