Posts

Showing posts from November, 2013

CERITA TENTANG DOKTER

Dokter demonstrasi, masyarakat sibuk memaki. Saya adalah salah satu orang yang sangat kagum dengan profesi satu ini. Saya juga sempat merasakan nikmatnya kuliah yang dipandu oleh seorang dokter berwawasan luas. Dokter dimata saya itu profesi yang luar biasa. Apalagi jika ditambah dengan pengetahuan agama yang mendalam. Menambah nilai plus dan kekaguman saya. Tapi bukan tentang kekaguman tulisan ini saya buat. Bukan pula untuk memanaskan suasana atau apalah namanya. Saya hanya ingin bercerita. Bercerita tentang pengalaman agak lucu yang saya alami saat saya berhadapan dengan dokter. Siang itu, saya bersama seorang teman yang mendapat jadwal menemani anak kecil kontrol ke salah satu rumah sakit terkemuka di kota kami. Anak itu cukup malang, tak punya hidung dan rahang mulut bagian atas. Bagian tengah mukanya yang bolong itu ditutupi oleh sesuatu yang dipasang dokter saat pemeriksaan sebelumnya. Ia datang dari kotanya ke rumah sakit ini karena keluhan sakit batuk dan pilek.  ...

ECOTECH GARDEN, TAMAN CANTIK MULTIFUNGSI

Ketersediaan air yang melimpah ruah terkadang membuat kita lupa masih banyaknya saudara jauh kita yang kondisinya bertolak belakang dengan kondisi 'makmur' yang kita alami. Ketersediaan air tak jarang membuat kita lupa memikirkan kondisi air yang kita buang ke lingkungan sekitar kita. Air yang penuh dengan kandungan detergen, pewangi, sabun, sampo dan juga kandungan-kandungan kimia lainnya, sedikit banyak dapat berkontribusi negatif pada kelestarian lingkungan kita. Air pembuangan non-kakus tersebut disebut dengan grey water . Berbeda dengan black water  (buangan dari kakus) yang biasanya langsung diolah di septic tank , grey water biasanya dibuang begitu saja ke sungai dan selokan terdekat oleh warga.  Grey water memang akan membahayakan masyarakat jika terus menerus dialirkan begitu saja ke sungai, danau, dan selokan karena zat-zat yang dibawanya bisa menjadi polutan yang merusak lingkungan. Tapi tidak untuk beberapa jenis tanaman. Grey water bisa dimanfaatkan seba...

JALAN: OBJEK TANGGUNGJAWAB BERSAMA

"Jalan tidak pernah berujung. Setiap jalan sambung menyambung menjadi satu sehingga manusia tidak akan pernah menemukan akhir jalan dalam artian filosifis maupun definitif. (unknown)" Sore itu saya kembali terjebak di tengah kemacetan panjang. Alasannya sama dengan hari-hari lainnya: perbaikan jalan. Beberapa bulan yang lalu juga saya sempat terjebak hingga larut malam karena perbaikan jalan yang entah hingga kapan selesainya. Jalan desa, jalan kota, jalan kabupaten bahkan jalan provinsi  dab nasional tak luput dari kerusakan yang bisa berbuah petaka. Tak seluruh jalan di Indonesia seperti itu, banyak jalanan di Indonesia yang mulus bak sirkuit kompetisi mobil cepat ternama. Sayang, 'bopeng-bopeng' di jalan negeri ini  tak bisa diabaikan begitu saja. Ia bak 'bopeng-bopeng' di permukaan bulan nun jauh disana. Mengganggu mata manusia yang sedang menikmati keindahan Indonesia.  Jalan yang sudah diperbaiki rasanya tak bertahan lama. Jalanan Pantura yang s...

Menikah

Menikah. Satu kata yang melahirkan begitu banyak persepsi bagi orang-orang yang membacanya. Kata yang menurutku merujuk pada keinginan tiada henti manusia yang merasa kebutuhannya harus terus menerus dipenuhi. Yang lajang ingin memiliki pasangan, yang memiliki pasangan terkadang ingin menjadi lajang, menambah pasangan atau bahkan melanjutkan hubungan mereka ke jenjang perkawinan. Yang sudah menikah ingin memiliki anak. Yang punya anak ingin anaknya cepat sekolah saat ibu dan ayahnya lupa dulu mereka sulit sekali menyelesaikan sekolah, dan selanjutnya dan selanjutnya.  Nikah, kawin, sama saja. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pun tak menjelaskan apa yang seharusnya dipakai karena keduanya sama lazimnya digunakan dalam percakapan sehari-hari maupun dalam tulisan ilmiah. Terserah tentang KBBI, aku tak akan membahas itu.  Ada seseorang yang bilang padaku, nikah itu merujuk pada ikatan sakral yang biasanya ditandai dengan pengucapan ijab kabul dan sejenisnya. Sedangkan...