Posts

Showing posts from January, 2017

Berakhir

Image
Sedih. Iya, saya sedih karena berakhirnya sesuati di bulan pertama 2017 ini. Berakhirnya mata saya menatap ungkapan-ungkapan sarkasme yang lucu dari Eric Weiner di bukunya The Geography of Bliss. Weiner adalah bapak-bapak yang tidak bahagia dan mencari kebahagiaan. Kebahagiaan kok dicari? Iya, saya juga heran dengan konsepnya. Buku tahun 2012 ini cukup pas dengan selera saya yang aneh. Isinya tidak sepenuhnya pernyataan sikap setuju tentang hal-hal yang berkaitan dengan kebahagiaan yang Weiner temui. Perjalanannya dari Belanda hingga Miami memberikan beberapa insight yang tidak biasa.  Dulu saat video tentang betapa kecilnya manusia dibandingkan alam kosmik beredar di Facebook, saya merasa sangat kecil dan sadar (secara teknis) mengapa manusia memang tidak sepatutnya sombong. Lalu di buku ini, Weiner menuliskan bahwa manusia akan merasa lebih merasa berharga bila merasa menjadi bagian kelompok di alam kosmik, bukan hanya sebagai individu. Menurut saya ini menarik dan saya setu...

Diingat Orang

Image
Hari ini ceritanya saya datang ke undangan pernikahan lagi. Lagi. Iya. Jangan tanya kapan ngundang #ambekanmodeon Haha. Teman yang satu ini agak unik. Dia seringkali di-bully karena fisiknya yang terlalu kurus tapi lebih tepat dikatakan kerempeng. Hahaha. Maaf, Din. Serta karena banyak alasan lainnya. Tapi hari ini, di hari bahagianya, jumlah orang yang datang ke pernikahannya cukup banyak. Ia tidak berhenti menyalami tamu dari keedatangan saya hingga kepulangan saya dari acara tersebut. "Banyak banget yang datang ya, teh." "Iya, Ki. Gimana weh Dindinnya. Dia kan baik ke semua orang." Percakapan yang menarik. source: link Sepulang dari acara tersebut, saya seperti biasa kelayapan di dunia maya. Semua sosmed saya buka karena masih enggak membuka laptop untuk urusan lain yang sebenarnya lebih penting. Tiba-tiba saya temukan salah satu postingan teman yang bercerita tentang temannya yang lain. Seseorang yang ia ingat dan ia kenang. Orang tersebut diseb...

Things That Will Make Me Happy

Image
Suatu hari ada yang meminta untuk menuliskan hal-hal yang bisa membuat saya senang. Saya rada bingung sih dengan permintaan itu karena saya gampang senang. Senang saat  dapat diskon, senang saat dapat gratisan dan senang saat diberitahu gaji naik. Hahaha. Sebenarnya enggak juga sih. Jadi ceritanya dulu saya sering terlalu mudah senang lalu terlalu sedih setelahnya. Hal-hal itu membuat saya tidak mudah memberi label apa saja yang membuat saya senang. Kalau perasaan yang sebaliknya (sedih) itu saya dapat dengan mudah menulisnya. Melankolis banget kan gue. Mungkin kalau dimirip-miripin dengan karakter di kartun Winnie The Pooh, saya adalah si Eeyore. Googling aja lah kalau mau lebih tahu  seperti apa sih si Eeyore ini. Tapi cassingnya saya rada beda sama si Eeyore karena memang sudah dilahirkan rempong seperti ini.  Kembali kepada hal yang membuat saya senang. Setelah dipikir-pikir, berikut 5 hal yang membuat saya senang:  Liburan Muka saya terdeteksi...

2017!

Image
Tahun 2016 berlalu tanpa menoleh lagi padaku yang masih termanggu dan tak berbuat apapun yang signifikan demi bangsa, tanah air, agama bahkan keluarga. Berhubung resolusi saya gak pernah jauh dari beli payung, untuk tahun ini rasanya akan agak serius dari tahun sebelumnya karena payung saya belum rusak-rusak juga walaupun sering ketinggalan dimana-mana. Hahaha. Jadi begini.. Semoga di tahun 2017 ini saya bisa menikah. Iya, menikah. Lucu ya, di blog ini sibuk memaki perasaan, ternyata saya juga masih punya perasaan. Di blog ini berkata sulit menjalin hubungan jangka panjang, tapi saat orangnya datang ternyata cukup mudah juga dijalani. Sudahlah. Intinya semoga saya bisa menikah tahun ini. Dengan siapa? Afgan? Bukan lah. Mana mau dia sama saya. Vino Bastian aja ogah. #naonsih Saya ingin menikah dengan orang yang mau memilih saya sebagai teman hidupnya. Seseorang yang dengan baik hatinya rela mengesampingkan deadline dan setumpuk kerjaan karena saya terisak menangis, mengeluh bahka...