PASPOR SI KIKI : MENUJU TITIK KECIL DI AFRIKA
Setelah mengunjungi Basillica Cistern, kami diajak untuk kembali ke restoran dan makan siang. Nah, kali ini ini kami diminta memilih antara menu ayam atau sapi. Saya dan Pak Zul pilih sapi, Pak Ari ‘terpaksa’ pilih menu ayam karena mengira kami makan ayam. Hidangan pembuka sudah tersaji di meja kami. Ada salad wortel, mentimun dan entah sayuran apa lagi di mangkok kami. Kecombrang gitu ya? Tapi masa ada kecombrang di Turki? Hahaha. Saya mencoba sesuap dan kapok. Tak cocok dengan lidah katrok saya. Ceritanya appetizer lunch pertama di Turki Tak lama setelah itu datanglah hidangan utama, kebab sapi, yihuy! Porsinya sedikit tapi enaaaakk. Kurang sambal sih menurut saya mah, maklum bu biasa makan sambal goreng kentang. Hahaha. Makaaan gratisaaan~ Setelah makan siang, Burhan (ternyata guide kami namanya Burhan bukan Omar. Saha atuh nya si Omar teh? Maaf pemirsa!) mengajak kami kembali ke bus. Bagi orang-orang yang masih transit lebih dari jam 6 sore ikut bus lain sedangkan...