Posts

Showing posts from 2013

Kenapa Marah?

Suatu ketika aku berjalan beriringan dengan temanku. Kami melihat pawai demonstran yang dengan bangga mengibarkan bendera mereka. Memakai atribut kelompok, tapi abai pada pemakaian atribut wajib sebagai seorang pengendara dan penumpang sepeda motor. Mereka gaduh luar biasa. "Gue penasaran sama mereka yang demo," kata temanku. "Kenapa heran?" tanyaku. "Mereka milih SBY gak ya waktu pemilihan presiden kemarin?" tanyanya. "Mana gue tahu!" jawabku. "Kenapa?" "Kalau gak milih SBY, kenapa gak malu ya nuntut SBY melakukan A B C D?" "Eh?" "Jadi begini, kalau gue milih SBY jadi presiden di  pemilu presiden kemarin dan ternyata SBY tidak memuaskan espektasi gue terhadap dia, ya wajar dong gue nuntut?" "Hm..." "Kalau gue gak milih SBY jadi presiden, dan ternyata dia tidak memuaskan espektasi gue terhadap dia, ya ngapain gue protes?" "Bisa sih, tapi kan kalau sudah dilan...

CERITA TENTANG DOKTER

Dokter demonstrasi, masyarakat sibuk memaki. Saya adalah salah satu orang yang sangat kagum dengan profesi satu ini. Saya juga sempat merasakan nikmatnya kuliah yang dipandu oleh seorang dokter berwawasan luas. Dokter dimata saya itu profesi yang luar biasa. Apalagi jika ditambah dengan pengetahuan agama yang mendalam. Menambah nilai plus dan kekaguman saya. Tapi bukan tentang kekaguman tulisan ini saya buat. Bukan pula untuk memanaskan suasana atau apalah namanya. Saya hanya ingin bercerita. Bercerita tentang pengalaman agak lucu yang saya alami saat saya berhadapan dengan dokter. Siang itu, saya bersama seorang teman yang mendapat jadwal menemani anak kecil kontrol ke salah satu rumah sakit terkemuka di kota kami. Anak itu cukup malang, tak punya hidung dan rahang mulut bagian atas. Bagian tengah mukanya yang bolong itu ditutupi oleh sesuatu yang dipasang dokter saat pemeriksaan sebelumnya. Ia datang dari kotanya ke rumah sakit ini karena keluhan sakit batuk dan pilek.  ...

ECOTECH GARDEN, TAMAN CANTIK MULTIFUNGSI

Ketersediaan air yang melimpah ruah terkadang membuat kita lupa masih banyaknya saudara jauh kita yang kondisinya bertolak belakang dengan kondisi 'makmur' yang kita alami. Ketersediaan air tak jarang membuat kita lupa memikirkan kondisi air yang kita buang ke lingkungan sekitar kita. Air yang penuh dengan kandungan detergen, pewangi, sabun, sampo dan juga kandungan-kandungan kimia lainnya, sedikit banyak dapat berkontribusi negatif pada kelestarian lingkungan kita. Air pembuangan non-kakus tersebut disebut dengan grey water . Berbeda dengan black water  (buangan dari kakus) yang biasanya langsung diolah di septic tank , grey water biasanya dibuang begitu saja ke sungai dan selokan terdekat oleh warga.  Grey water memang akan membahayakan masyarakat jika terus menerus dialirkan begitu saja ke sungai, danau, dan selokan karena zat-zat yang dibawanya bisa menjadi polutan yang merusak lingkungan. Tapi tidak untuk beberapa jenis tanaman. Grey water bisa dimanfaatkan seba...

JALAN: OBJEK TANGGUNGJAWAB BERSAMA

"Jalan tidak pernah berujung. Setiap jalan sambung menyambung menjadi satu sehingga manusia tidak akan pernah menemukan akhir jalan dalam artian filosifis maupun definitif. (unknown)" Sore itu saya kembali terjebak di tengah kemacetan panjang. Alasannya sama dengan hari-hari lainnya: perbaikan jalan. Beberapa bulan yang lalu juga saya sempat terjebak hingga larut malam karena perbaikan jalan yang entah hingga kapan selesainya. Jalan desa, jalan kota, jalan kabupaten bahkan jalan provinsi  dab nasional tak luput dari kerusakan yang bisa berbuah petaka. Tak seluruh jalan di Indonesia seperti itu, banyak jalanan di Indonesia yang mulus bak sirkuit kompetisi mobil cepat ternama. Sayang, 'bopeng-bopeng' di jalan negeri ini  tak bisa diabaikan begitu saja. Ia bak 'bopeng-bopeng' di permukaan bulan nun jauh disana. Mengganggu mata manusia yang sedang menikmati keindahan Indonesia.  Jalan yang sudah diperbaiki rasanya tak bertahan lama. Jalanan Pantura yang s...

Menikah

Menikah. Satu kata yang melahirkan begitu banyak persepsi bagi orang-orang yang membacanya. Kata yang menurutku merujuk pada keinginan tiada henti manusia yang merasa kebutuhannya harus terus menerus dipenuhi. Yang lajang ingin memiliki pasangan, yang memiliki pasangan terkadang ingin menjadi lajang, menambah pasangan atau bahkan melanjutkan hubungan mereka ke jenjang perkawinan. Yang sudah menikah ingin memiliki anak. Yang punya anak ingin anaknya cepat sekolah saat ibu dan ayahnya lupa dulu mereka sulit sekali menyelesaikan sekolah, dan selanjutnya dan selanjutnya.  Nikah, kawin, sama saja. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pun tak menjelaskan apa yang seharusnya dipakai karena keduanya sama lazimnya digunakan dalam percakapan sehari-hari maupun dalam tulisan ilmiah. Terserah tentang KBBI, aku tak akan membahas itu.  Ada seseorang yang bilang padaku, nikah itu merujuk pada ikatan sakral yang biasanya ditandai dengan pengucapan ijab kabul dan sejenisnya. Sedangkan...

HIDUP DAN MOTOR

Pagi tadi sama seperti biasanya. Udara terasa segar. Burung-burung masih riuh berkicau. Kendaraan roda empat hilir mudik di jalan kecil di desa kami. Hal yang tak biasa adalah pada kegiatanku pagi itu. Aku tak berkutat dengan setumpuk cucian di rumah bagian belakang. Bukan pula diam di depan laptop dengan kening berkerut dan pikiran yang tak karuan. Pagi itu aku dan adikku memutuskan untuk pergi dari rumah. Menuju jalan raya yang cukup jauh dari rumah kami.  Adikku memanaskan mesin motor. Aku mencari-cari sandal yang selalu malu-malu dan bersembunyi entah dimana saat akan kupakai. Setelah semuanya siap, kami berdua bergegas pergi keluar rumah dengan kendaraan roda dua itu. Tinggal dan berada di lingkungan dengan nilai kolektivisme yang tinggi membuat kami tidak bisa cuek bebek dan tak menebar senyum saat bertemu tetangga. Ya, walaupun kita tidak tahu siapa mereka karena tak pernah berinteraksi secara langsung, tapi tak ada yang salah menebar senyum kami yang memang manis :D ...

Dekat

Feeling close to another person is a wonderful experience, but one that assumes the risk of experiencing loss or rejection. Accordingly, before growing closer to a partner, one would like to be sure that the partner also desires closeness. Mendekati, didekati, memaksa dekat dan merasa dipaksa dekat seperti hal yang lumrah di dunia ini. Saya baru sadar jika hal-hal remeh seperti ini bahkan menjadi perhatian para peneliti asing yang mengabdikan dirinya dalam dunia sosial dan hubungan interpersonal. Banyak sekali hal-hal yang menyebabkan seseorang dekat dengan orang lain. Ketertarikan satu sama lain atau satu pihak saja bisa disebabkan oleh banyak aspek. Mulai dari ketertarikan karena fisik hingga wawasan. Ah, tak usah kujelaskan pun kau sudah mengerti, bukan? Saat seseorang dekat dengan orang yang menarik untuknya, ada beberapa hal yang mempengaruhinya, salah satunya persepsi tentang perasaan orang tersebut terhadap hubungan yang mereka jalani saat ini. Seperti yang saya kuti...

Dari Tak Mungkin menjadi Mungkin

Tiba-tiba teringat dengan beberapa kompetisi tingkat nasional yang kami ikuti. Bukan, bukan saya yang mengikuti kompetisi itu, tapi mahasiswa/i Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang diakomodir oleh SMF Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Beberapa minggu yang lalu, kami mengikuti sebuah event tahunan dari fakultas Psikologi salah satu universitas terkemuka di Indonesia. Event ini terdiri dari berbagai cabang lomba olahraga dan seni. Dari sekian banyak cabang lomba, kami hanya mengirimkan 3 tim (Futsal putra, basket putra dan tari) karena keterbatasan kuota yang disediakan panitia untuk cabang lomba tertentu.  Masih teringat jelas raut muka kebingungan teman-teman bidang pengembangan seni dan olahraga. Hal mendasar yang paling membuat mereka bingung adalah bagaimana memfasilitasi pemain atau peserta lomba dengan sebaik-baiknya. Berbagai cara sudah kami upayakan. Namun kekurangan pasti tak bisa dinafikan.  Hari keberangkatan tiba. Bus biru tua ber...

Bisikan

Kau tahu, semilir angin itu membisikkan sesuatu padamu. Tak penting memang, tapi itu cukup mengganggu. Ia berbisik tentang sesuatu yang tak pernah sedikitpun kuharapkan kemunculannya. Tentang sesuatu yang diberi nama kerinduan oleh banyak orang. Ya, aku rindu. Apakah bisikan itu tersampaikan padamu?

Untukmu, adik-adik mahasiswa baru

Mungkin ini sudah terlalu terlambat mengucapkan "Selamat datang" kepada adik-adik kami, mahasiswa Fak Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung angkatan 2013. Tapi izinkan saya memberikan 'penyambutan' yang mungkin pernah kau dengar sebelumnya.  Untukmu, adik-adik mahasiswa baru. Terlepas dari jalur mana kau diterima di perguruan tinggi ini, terlepas dari 'enggan'nya kau berkuliah di universitas ini, perlu kau tahu setiap orang darimu membuat lebih dari 2 orang pendaftar di jurusan ini tak lolos seleksi. Apa kau tahu kabar mereka yang berusaha sekuat tenaga untuk lolos seleksi namun sekuat tenaga pula menahan kecewa karena usaha mereka tak membuat mereka menjadi bagian dari UIN SGD BDG? Untukmu, adik-adik mahasiswa baru. Tak ada yang melarang kau ingin memuaskan dirimu dengan berkeliling kota ini. Tak ada yang menjegalmu untuk menikmati indahnya hari dengan penuh hahaha hihihi. Tak ada yang mencegahmu untuk mencari banyak tempat nongkrong disana sini....

Siang itu

Siang itu, iseng kuajak anak-anak perempuan teman adikku untuk berkumpul bersama. Kupanggil mereka satu-satu. Kusediakan kursi dan meja.  "Hari ini bagaimana jika kita bersama-sama belajar bahasa inggris?" tanyaku pada mereka. Sungguh, aku tak mahir bahasa asing itu. Hanya saja aku sedikit (sunggu sangat sedikit) lebih tahu daripada anak-anak kecil itu. Tapi entah mengapa hari itu aku butuh pertolongan dengan melihat wajah-wajah manis mereka.   Kuajak mereka saling menyapa dan bertanya kabar dengan bahasa inggris slank . Tak baik memang, tapi tak apalah. Setidaknya mereka bisa membuatku tersenyum dengan banyak adegan "keceletot" lidahnya. Waktu belajar hanya kusediakan kurang lebih 1 jam saja. Dari jam 11.oo pagi hingga waktu dzuhur tiba. Lucu, saat adzan berkumandang dan kelas kuakhiri, mereka berlarian berebut keluar menuju tempat wudhu. Aih, anda banyak buku bacaan yang bisa mereka konsumsi, aku bisa membuat mereka lebih sering kemari. Menghibur...

Waktu Munculnya Kebaikan

“Anda tidak tahu kebaikan Sultan. Jika anda tahu kebaikan hatinya, maka anda akan menyesal telah mengatakan hal-hal tak baik tentangnya bila saat itu tiba (saat anda mengetahui kebaikan Sultan)” Hasan dalam film Conquest 1453. Aku sedikit tertegun mendengar kata-kata yang diucapkan Hasan, guru pedang Raja Ottoman ke-IV, Mahmud, kepada gurunya yang juga ahli membuat pedang. Aku pernah melewatinya. Saat-saat dimana aku benar-benar menyesal karena berkata buruk dan mempercayai hal-hal buruk tentang seseorang setelah Tuhan membuka kebaikan yang ia lakukan saat aku sibuk mengutuk keburukannya yang ternyata hanya asumsiku saja.  Benar saja kata Nabi kita, katakanlah hal-hal yang baik atau diam. Kadang kita tak tahu betapa orang lain mempercayai kita saat kita tak mempercayainya. Mereka menolong kita saat kita enggan menolong mereka. Mereka memuji kita saat kita mencemooh mereka. Mereka tak seburuk yang kita pikirkan. Ataukah pikiran kita yang cenderung selalu berburuk...

CONQUEST 1453

Perlu saya akui, membaca kembali proposal penelitian memang sangat membosankan. Pasalnya kita tahu betul apa yang kita tulis, dan terlalu percaya diri atas apa yang kita tulis. Ditengah kebosanan, muncul ide untuk menonton film yang telah cukup lama di transfer oleh seorang teman ke computer portableku ini. Judulnya Conquest 1453. Dari cover film sudah terlihat bahwa ini adalah film kolosal yang pastinya banyak adegan-adegan penuh darah. Tapi karena sebelum menonton film ini saya tak melihat cover filmnya terlebih dahulu, jadi rasanya aman-aman saja. Baiklah, mari mulai mereview film yang kutonton tadi.   Sebelumnya mohon maaf bila apa yang saya sampaikan disini ternyata berbeda jauh dengan maksud si pembuat film. Maklum, otak ini kurang asupan sejarah.  Alkisah ada seorang anak raja dari kerajaan Ottoman bernama Mahmud. Ia pernah naik takhta di usia 12. Namun kemudian digulingkan oleh Halil Pasha, kemudian naik takhta kembali saat ayahnya meninggal. Ia digulingk...