Thursday, January 19, 2012

NYIKOLOGI

Salah satu istilah aneh bin mengherankan yang kutemukan di dunia adalah "NYIKOLOGI". Entah apa motif para pencetusnya hingga muncul ide kreatif ini. Mungkin maksud dari kata aneh itu ada kata sifat. Kata sifat yang berasal dari kata psikologi, tapi mereka mungkin lupa kata "psikologi" sendiri adalah sebuah noun atau kata benda. Ah, entahlah..aku tak begitu paham dengan lika-liku bahasa Indonesia yang baik dan benar. Yang jelas menurutku, kata "nyikologi" itu tidak bisa ditolerir untuk masuk ke dalam golongan kata-kata normal yang biasa aku dengar dan baca. 

Sebenarnya bukan perkara bisa dibenarkan atau tidaknya kata aneh itu yang akan kubahas disini. Tapi penggunaannya oleh salah seorang teman (jauh sebelum tulisan ini terposting-lah) yang membuat tulisan ini ada.

Kawan, biar kupastikan terlebih dahulu, manusia yang sempurna seperti apa yang ideal difikiran kita itu mendekati mustahil adanya. Itu kataku, terserah apa yang kau katakan. Argh, aku bingung bagaimana membahas hal ini dengan kalimat yang santun dan tidak menyakiti pihak manapun. Yasudahlah, langsung saja ke cerita inti yang ingin kuceritakan!

Aku jengah, mendengar orang berkata, "mahasiswa psikologi, tapi gak nyikologi.
Aku kesal, mendengar orang berkata, "harusnya sebagai mahasiswa psikologi itu harus blablablablabla."
Aku muak, berdiam dan pura-pura tersenyum saat orang di depanku bercuap-cuap sampai berbusa apa yang seharusnya dan apa yang idealnya kami (para mahasiswa psikologi) lakukan. 

Katanya, mahasiswa psikologi itu seharusnya lebih tahu bagaimana bersikap dan merespon orang lain dengan baik. Katanya, mahasiswa psikologi itu seharusnya dapat meregulasi diri dengan baik dan menata tingkah lakunya hingga enak untuk menerima ataupun menampilkan sesuatu. Katanya, A katanya B katanya C ! katanya dan katanya!

Oh My Lord, bisakah Kau hapus gambaran ideal yang ia pikirkan tentang kami? Aku rasa itu terlalu berlebihan, Tuhan. Aku rasa itu terlalu ideal dan memuakkan. Aku rasa ia tak bisa menemukan sisi manusia yang harus ia sadari dari kami. Aku rasa....ah, aku tak lebih baik darinya bila aku terus merasa seperti ini.

Ya, kuakui dalam program studi pilihan kami memang mempelajari banyak tentang tingkah laku manusia dan bagaimana seharusnya kami menghadapinya. Ya, aku tahu mungkin kata "Psikologi" terlalu menyimpan banyak harapan. Ya, aku rasakan bagaimana kata "jurusan psikologi" bisa membuat orang berubah dalam bersikap dan buru-buru berkata dengan antusias, "Wah, tolong lihat aku dong orangnya gimana?" atau "Ah, gak mau deket-deket takut ketahuan semuanya" bahkan "Kok mahasiswa psikologi kayak gini, ya?"

Tapi bisakah berhenti menyalahkan bila ada ketidaksesuaian sikap yang terlihat dan terasa olehmu? Apakah bila aku belajar tentang ilmu komputer lantas semua tingkah laku yang tak baik dapat dimaklumi karena aku tak belajar ilmu psikologi yang notabene adalah ilmu perilaku dan proses mental? Apakah bila aku belajar ilmu pendidikan aku harus mampu dengan sempurna meng-handle semua hal yang berkaitan dengan pendidikan? Apakah bila aku belajar biologi lantas yang aku harus bersikap sebagaimana aku bersikap dengan tanaman atau tumbuhan, misalnya? Apakah karena aku mahasiswa Psikologi lantas semua tindak tanduk dan tingkah polah harus sesuai dengan apa yang kau bayangkan tentang kami???? APAKAH LANTAS BEGITU!!!!!

Memang seharusnya ya. Namun sayang, kau mungkin lupa setiap orang punya karakteristik yang berbeda sebelum ia masuk dan belajar banyak tentang psikologi. Kau mungkin lupa, kau juga terlalu mengeneralisir apa yang kau harapkan. Kau mungkin lupa, kau juga seharusnya bersikap sama baiknya, bersikap sama sopannya, bersikap seperti apa yang kau bayangkan tentang kami. Kau mungkin lebih tahu, sikap tidak dikukung oleh program studi yang kau pilih sebagai bagian dari hidupmu.

Menurutmu, mungkin ini hanya sebatas pembelaan diri, tak apa..sungguh tak apa, karena memang ini benar sebuah pembelaan diri. Bila (katakanlah) gelar mahasiswa psikologi saja begitu hebat dimatamu, sebaiknya, hapuskanlah itu sejak dini sebelum kecewa sebagaimana temanku itu kecewa.

Jika kata "nyikologi" adalah sebuah cover dari sebuah buku bernama mahasiswa psikologi, mungkin aku hanya dapat berkata, don't judge the book from it's cover, karena isinya mempunyai dua kemungkinan yang sama kuat mungkinnya, lebih baik atau lebih buruk dari apa yang kau bayangkan.

Apa perlu kuganti lagu Rocker juga manusia menjadi Mahasiswa Psikologi juga manusia? Ah, terlalu berlebihan, karena biasanya penggantian ini bermakna manusia tempat salah dan lupa sehingga lupa manusia juga tempat ingat dan benar :)

6 comments:

uii said...

setuju bangeeettt

selffashion said...

SETUJU BANGET,,SEPAKAT ABIZ,,SUKA SEKALI,,LIKE THIS 9999 THUMBS,,COBA BIKIN POSTER TAW IKLAN TENTANG INI,,DI DUKUNG BANGETZ LAH!!! :D

mind said...

ada benernya ni catetan d blognya qq, semua manusia g bisa digenelalisir krn di ilmu psikologi jg mengakui manusia itu unik .

icha said...

Setuju . titik .

Unknown said...

oke-oke saya sangat mengerti
sangat mengerti
hahahha

Qeeya Aulia said...

@uii : :D
@selffashion : Ditekankan kesetujuannya pake huruf kapital ya? :P
@mind: yup!
@mela : harus mengerti :P

Total Pageviews

Blog Archive

Search This Blog

Powered by Blogger.

Quote

Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu (Andrea Hirata)