Dream Project

May 26, 2014 Qeeya Aulia 0 Comments

Ceritanya saya kembali teringat mimpi yang pernah saya tuliskan. Menulis sebuah buku. Buku apapun. Saya memutar otak. Tulisan seperti apa yang harus ada dalam buku saya nantinya. Saya menghitung waktu yang harus saya habiskan untuk menulis. Aih, lama sekali rasanya. Apalagi ide saya hanya berkisar itu-itu saja. Jarang membaca membuat tulisan-tulisan saya mudah ditebak. Baiklah, strategi pencapaian harus diubah. Tiba-tiba saya teringat rencana dengan teman-teman se-angkatan. Membuat kumpulan cerita tentang skripsi yang telah kami susun ratusan hari. Yap! Cara baru menulis buku sudah kutemukan, tepatnya menyusun buku. Saya meminta teman-teman untuk menceritakan kisah perjalanan penyusunan skripsi mereka. Tak perlu menggunakan bahasa antah berantah yang tak bisa kuprediksi benar atau salah. Penggunaan bahasa biasa yang mudah dipahami rasanya lebih mengasyikkan.

Perjalanan tak selalu mulus. Rencana #dreamproject-ku pun tak berjalan mudah. Hanya satu dua orang saja yang merespon pengumuman yang kupampang di wall grup facebook angkatan. Satu bulan berlalu, tak ada satu tulisanpun yang masuk ke emailku. Api semangat dan cahaya asaku mulai pendar. 

Dua bulan berlalu, semangatku meletup kembali. 

Kutulis ulang pengumuman di facebook. Hanya beberapa jempol yang mampir di pengumuman yang kutuliskan. Hem, harus padamkah mimpi itu?

Memang rasanya egois memaksa orang lain mengikuti apa yang kita inginkan. Teringat ucapan Nyoman Anjani, "expect low, aim high."

Mimpi ini tak boleh mati bahkan meredup lagi.

Menjemput bola. Kuhubungi satu persatu teman yang aktif di jejaring sosial media. Asumsinya, mereka yang aktif di sosial media berpeluang lebih besar mengirimkan tulisannya karena adanya kuota internet. Tak perlu uji hipotesis dengan berbagai macam rumus statistika, nyatanya dugaanku tak sempurna benar adanya. Banyak yang menolak secara halus dengan alasan pekerjaan yang belum selesai hingga belum ada mood untuk menuliskan cerita. Tak apa, saya senang mereka dengan terbuka menyampaikan kesediaannya.

Hasil meminta tulisan secara door to door akhirnya membuahkan hasil, sudah terkumpul sekitar lima tulisan yang ada di email-ku. Proses edit-mengedit sedang kulalui. Kuabaikan sebentar laporan penelitianku bersama salah seorang dosen yang akan dijadikan artikel untuk dikirim ke jurnal nasional. Mimpiku mendapatkan tambahan sumbu. Targetnya, akhir bulan depan mimpiku ini tercapai. Semoga benar-benar terjadi. Amin.

You Might Also Like

0 komentar: