LIBURAN BERSERTIFIKAT PART II

February 02, 2012 Qeeya Aulia 0 Comments

Keputusan gue pindah ke lantai satu itu memang sangat tepat!

Sesi 3 itu diisi oleh Ayu Kartika Dewi dan Leon (gue gak tahu nama panjangnya). Siapa yang gak tahu Ayu Kartika Dewi? Pengajar muda di Indonesia Mengajar yang rela melepaskan karirnya di Singapura demi menyumbangkan ilmu di pelosok Halmahera Selatan sana.Sedangkan Leon, adalah founder Koperasi KASIH Indonesia. Bayangin deh, lulusan cumlaude dari FE UI dan sempat kerja di McKinsey, tapi rela melepas semuanya hanya karena ingin berbagi dengan orang lain? Kalau gue yang ada di posisinya, mungkin gue gak akan senekat itu.

Inti dari sesi ini, BERBAGILAH, KARENA DENGAN BERBAGI ANDA AKAN MENUMBUHKAN INSPIRASI UNTUK BERBAGI. IMPIAN ITU MAHAL, MAKA JANGAN RAGU UNTUK MEMBAYAR MAHAL. 

"It's never too late to be whoever you want to be. Change! or stay the same. I hope you be the best." Ayu Kartika Dewi

"Your life is your choice, God never force you to do these all." Leon

Sesi selanjutnya, sesi para artis dengan tema "terkenal bukan berarti tak peduli". Diawali dengan cerita Marsyanda tentang beberapa kejadian yang menjadi turning point-nya, ada satu hal yang gue catat baik-baik dari sekian lama cerita yang Caca sampaikan, "Butuh lubang yang sangat dalam untuk menjadikan sebuah gunung" Lo tahu kan maksudnya apa? jadi gak usah gue jabarkan panjang lebar :)

Selain Marsyanda, ada Om Ganteng alias Dik Doank yang banyak memberikan inspirasi menarik dan mendalam. Hampir seluruh isi materi yang Dik Doang sampaikan khususnya tentang JurankDoank merasuk ke setiap peserta yang ada di dalam aula RRI Jakarta. Menangis, tertawa, tersenyum kecut, tersenyum aneh, ah terlalu banyak ekspresi yang gue keluarkan satu jam itu. 

YAKIN PADA TUHAN YANG SELALU ADA UNTUKMU. 

Sesi terakhir adalah sesi para pegiat media. Ada dari Tempo sebagai perwakilan media massa, ada dari pegiat social networking, dan  ada dari DaAi TV yang sayangnya gak ada channelnya di Bandung. 

Inti dari sesi ini, GUNAKANLAH MEDIA SEBAGAIMANA MESTINYA, BILA BAIK YANG DISEBARKAN, MAKA BERTAMBAH PULA BANYAKNYA KEMUNGKINAN SANG PENERIMA UNTUK BERBUAT BAIK. JUJURLAH DALAM ARTI KATA SESUNGGUHNYA, JANGAN JUJUR UNTUK SUATU PERKARA YANG ANDA LEBIH CONDONG PAD ASALAH SATU PIHAKNYA. SOCIAL MEDIA ITU BUTUH KEJUJURAN, TAPI TIDAK SEMUA KEJUJURAN YANG ADA ITU BERMANFAAT, JADI PILIHLAH KEJUJURAN YANG AKAN ANDA SEBARKAN.

Sesi terakhir kesadaran gue sudah diambang tombak. Sungguh, sebenarnya banyak nilai yang disampaikan disana, tapi sayang gue kurang konsentrasi. 

Acara ini diselingi dengan dua hiburan di sela-sela sessinya. Ada penampilan band akustik mahasiswa UI yang gue lupa namanya. KEREN! Sungguhan! KEREN PISAN! nyanyi Indonesia Pusaka + Bengawan Solo, lagi-lagi kalau gak salah. Selain itu ada penampilan tari saman dari SMAN 81 Jakarta. Serasa ada di Aceh seketika. DAEBAAK!!! AKU CINTA INDONESIA!!!!

Acara diakhiri dengan pembagian sertifikat di lantai dasar. Yah, konferensi telah selesai, artinya liburan bersertifikat akan berakhir sebentar lagi, tapi ternyata akhir itu bertambah masanya..


You Might Also Like

0 komentar: